Senin, 18 Maret 2019 18:17

Sampah Sepanjang 10 Meter Rampas Hak Pejalan Kaki di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Tumpukan sampah terlihat pada trotoar di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi.
Tumpukan sampah terlihat pada trotoar di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Tumpukan sampah terlihat pada trotoar di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. Tepatnya dekat Rumah Sakit Kasih Bunda.

Sampah itu diduga berasal dari warga RW 12 Kelurahan Baros, tak jauh dari lokasi tumpukan sampah. Akibatnya, tumpukan sampah itu menimbulkan bau. Selain tentunya jorok dan mengurangi keindahan taman.

Baca Juga : Melesat Hingga Rp 25 M, Pemkot Berharap Tuah Ridwan Kamil Soal Legok Nangka

Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah yang telah terbungkus oleh kantong plastik dan karung itu menghiasi trotoar. Tumpukan itu memanjang hingga 10 meter. Selain merampas hak pejalan kaki, tumpukan sampah itu juga mengurangi keindahan. Pasalnya, ada sebagian taman trotoar yang tertutup.

Umar Darya (35), salah seorang petugas kebersihan menuturkan, tumpukan sampah yang terjadi seminggu satu kali itu terjadi sejak tahun lalu. Tepatnya ketika lahan kosong di sekitar RW 12 dijadikan lahan parkir oleh Rumah Sakit Kasih Bunda.

Baca Juga : Truk Pengangkut Sampah Rusak, Sampah Menumpuk di Pasar Atas Baru

"Dulu mah di dalam (lahan kosong). Sekarang di jadikan tempat parkir rumah sakit. Jadi buangnya ke sini," katanya.

Dikatakannya, sampah-sampah yang menutupi trotoar itu terjadi seminggu sekali. Sampah itu diangkut oleh petugas swadaya sampah RW dari lingkungan warga RW 12. Menurutnya, sejak lahan kosong dijadikan tempat parkir, pihak RW belum mengajukan keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Baca Juga : Gadis Thailand Dibalik Tragedi Longsor Sampah Kampung Adat Cireundeu

"RW-nya belum mengajukan," ucapnya.

Sebab di trotoar itu ada tumpukan sampah, lanjut Umar, maka hal itu memicu pengendara yang lewat untuk membuang sampah di sana. "Jadi sekarang yang lewat main lempar aja sampahnya ke sini," tandasnya.

Baca Lainnya