Senin, 9 Desember 2019 14:17

Ruang Kelas Ambruk Pasca Terbakar, Proses THB MI di KBB Terpaksa Ditunda

Warga Dan Siswa Saat Membersihan Puing-puing Bangunan Yang Runtuh
Warga Dan Siswa Saat Membersihan Puing-puing Bangunan Yang Runtuh [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Aktifitas 785 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudotutta’lim Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terhambat setelah terdampak kebakaran pada Minggu (7/12/2019) siang.

Padahal, para siswa rencananya akan melaksanakan Tes Hasil Belajar (THB) yang seharusnya dilaksanakan pada Senin (9/12/2019). Akibatnya, pelaksanaan THB dimundurkan menjadi Selasa (10/12/2019). 

Itupun dengan cara menumpang di SMPN 1 Batujajar sebab 4 ruangan kelas MI Roudotutta Batujajar ambruk akibat kebakaran. "Pascakebakaran pelaksanaan THB dibatalkan dulu, kami masih menjalin komunikasi dengan pihak SMPN 1 dan MTS. Alhamdulillah sudah ada penawaran, Insya Allah besok bisa dilaksanakan," ujar Pengurus Yayasan  Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudotutta’lim, Budiman saat ditemui, Senin (9/12/2019).

Berdasarkan pantauan, para siswa Roudotutta’lim Batujajar, guru dan Babinsa Batujajar terus membersihkan puing-puing bangunan atap sekolah yang telah ambruk akibat kebakaran tersebut.

guru dan Babinsa Batujajar terus membersihkan puing-puing bangunan atap sekolah yang telah ambruk akibat kebakaran

Sementara ruangan kelas 5 dan kelas 6 yang terbakar hingga saat ini tampak berantakan dan tanpa atap. Bahkan sebagian dinding bangunan pun terlihat sudah tampak menghitam.

Dikatakan Budimqn, pelaksanakan THB itu dibatalkan sebab sejumlah siswa hingga saat ini masih syok dan empat bangunan yang hangus terbakar tidak memungkinkan untuk digunakan dan untuk hari ini siswa pun diliburkan.

"Tidak memungkinkan karena masih banyak puing-puing bangunan yang berserakan, jadi sangat riskan untuk siswa jika dipaksakan melaksanakan THB," ucapnya.

Untuk saat ini, pihaknya masih berusaha membersikan tumpukan puing-puing bangunan dengan melibatkan Babinsa Batujajar dan diupayakan bisa selesai hari ini agar sebagian siswa bisa melaksanakan THB di sekolah tersebut.

"Untuk penyebab kebakaran diduga dari konsleting listrik, hingga percikan apinya merembet lalu membakar 4 kelas, tapi bisa dipadamkan Damkar KBB," terangnya.

Siswa kelas 6 Tiara (12), mengaku kaget dengan kejadian kebakaran itu, pasalnya kebakaran tersebut waktunya sangat berdekatan dengan pelaksanaan THB.

"Saya tahu kejadian kebakarannya pukul 13.00 WIB dan di dalam kelas itu banyak buku-buku jadi saya kaget banget," tandasnya.

Baca Lainnya