Rabu, 14 November 2018 11:00

RSUD Cibabat Beli Alat Kesehatan dari Cukai Rokok

Reporter : Fery Bangkit 
Gedung B RSUD Cibabat.
Gedung B RSUD Cibabat. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Meski rokok dan tembakau dinilai menjadi penyebab penyakit, tapi cukai tembakau ternyata memberikan manfaaat luar biasa bagi rumah sakit pelat merah.

Salah satunya untuk pembelian alat kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat. Pembelian alkes itu digelontorkan dari Dana Bagi Hasil Cukal Tembakau (DBHCT) sebesar Rp 3,4 miliar. Pembelias alkes untuk peningkatan pelayanan juga bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 244 juta.

Baca Juga : Wali Kota Cimahi Dorong RSUD Cibabat Regenerasi Fasilitas Kesehatan

Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi yang didampingi Wakil Direktur Pelayanan Reri Marliah mengatakan, anggaran sebesar itu akan digunakan untuk pengadaan sekitar 18 item alkes. Di antaranya alat bantu pernafasan, USG, alat kalibrasi, oksigen dan lain-lain.

"Ada 18 item alat. Untuk dana bantuan ada dua sumber dana, DAK Perubahan (Kementrian Kesehatan) dan DBHCT," terangnya saat ditemui di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Rabu (14/11/2018).

Baca Juga : Dirut RSUD Cibabat Sambut Usulan Wali Kota Cimahi

Dikatakannya, pengadaan alkes itu akan diperuntukan di Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (IPSRNS) dan ruang rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Pengadaan alkes tahun ini lebih banyak diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan di ruang rawat inap. "Karena kita pengembangan pelayanan, membuka rawat inap baru, kemudian IGD alat kalibrasi kita belum punya," ujar Trias.

Baca Juga : RSUD Cibabat Butuh Lebih Banyak Personel

Sebetulnya, lanjut dia, kebutuhan alkes di RSUD Cibabat masih banyak. Terutama untuk pemenuhan alat kesehatan di ruang Nicu dan Gedung B. Tahun depan, pihaknya akan kembali melakukan pengadaan alkes.

"Kebutuhan kita masih banyak. Untuk pemenuhan gedung baru (gedung B itu belum semua. Sekarang aja gedung NICU masih kurang," jelasnya.

Untuk pengadaan alkes tahun depan, pihaknya masih akan mengandalkan DAK dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. RSUD Cibabat direncanakan akan mendapat dana segar sebesar Rp 20 miliar.

"Untuk tahun depan, kita sudah di-acc Rp 20 miliar dari Kemenkes untuk pemenuhan kelengkapan," tandas Trias.

Baca Lainnya