Selasa, 6 November 2018 12:57

Rotasi di Pemkot Cimahi, Tutup Lubang Lalu Gali Lubang

Reporter : Fery Bangkit 
Ke-12 Pejabat Yang Dilantik Dan Diambil Sumpah Di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah.
Ke-12 Pejabat Yang Dilantik Dan Diambil Sumpah Di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Rotasi posisi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi berimbas pada kekosongan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sebelum rotasi dilakukan, Senin (5/11), ada empat OPD yang belum memiliki kepala OPD definitif, yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Baca Juga : Bocoran Rotasi Pejabat Eselon II di Pemkot Cimahi

Empat OPD di atas tak memiliki pimpinan sejak awal 2017 atau saat perubahan Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru. Namun, tiga dari empat OPD itu kini sudah memiliki pimpinan definitif. Hanya Dinas Linkungan Hidup yang masih kosong.

Harjono, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD), menjadi Kepala Dinas Komunikasi Informasi Kearsipan dan Perpustakaan (Diskominfoarpus). Budi Raharja yang sebelumnya Sekretaris DPRD ditugaskan menjadi Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Supendi Heriyadi, sebelumnya Kepala Dinas Tenagakerja Transmigrasi (Disnaker), menjadi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan).

Baca Juga : 12 Pejabat Eselon II Pemkot Cimahi Dirotasi, ini Datanya!

Namun, dirotasinya keempat JTP itu untuk mengisi kepala OPD yang kosong menyisakan lubang untuk OPD yang ditinggalkan. BPKSDMD, Disnakertrans dan Sekretaris DPRD sekarang tak memiliki Kepala OPD definitif. Di tambah dengan Kepala Dinas Pendidikan, Dikdik S Nugrahawan yang dirotasi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Jadi, imbas rotasi kemarin, sekarang ada lima OPD yang mengalami kekosongan pimpinan definitif.

Menanggapi hal tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Cimahi, Tata Wikanta menegaskan, pihaknya lelalui BPKSDMD akan segera melakukan open bidding atau seleksi terbuka untuk mengisi posisi yang kosong itu. 

"Open bidding akan segera kita laksanakan. Harus tahun ini," kata Tata saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (6/11/2018).

"Kita akan lihat nanti jabatan yang kosong mana saja, kita open biddingkan sesuai aturan," kata Tata.

Dirinya menjamin, kekosongan kepala OPD definitif tak akan mengganggu kinerja Pemerintah Kota Cimahi. Sebab, untuk menambal kekosongan itu, pihaknya menggunakan jasa Pelaksana Tugas (Plt). 

Tata mencontohkan, sejak SOTK baru diberlakukan, ada sejumlah OPD yang mengalami kekosongan pimpinan selama setahun lebih. Tapi, semua pekerjaan termasuk pelayanan kepada masyarakat masih berjalan optimal.

"Yang kosong kan ada Plt-nya. Selama ada Plt, tugas pokok PD bisa dilaksanakan, tidak perlu mengganggu," tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna merotasi dan melantik 12 JTP di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Berikut nama-nama yang mendapat rotasi.

1. Sri Nurul Handayani, sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum kini menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
2. Tata Wikanta yang sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi Asisten Administrasi Umum.
3. Huzein Rachmadi, sebelumnya Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian, menjadi Kepala Bappeda.
4. Budi Raharja, sebelumnya Sekretaris DPRD kini menjadi Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora).
5. Maria Fitriana, sebelumnya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan.
6. Benny Bachtiar, sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
7. Supendi Heriyadi, sebelumnya Kepala Dinas Tenagakerja (Disnaker), menjadi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan).
8. Meity Mustika, sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
9. Hella Haerani, sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), menjadi Kepala Dinas DPMPTSP.
10. Ahmad Nuryana, sebelumnya Kepala Dinas PUPR, menjadi Kepala BPKAD.
11. Harjono, sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD), menjadi Kepala Dinas Komunikasi Informasi Kearsipan dan Perpustakaan (Diskominfoarpus).
12. Dikdik S. Nugrahawan, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan, menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Dari total pejabat eselon II yang ada, hanya Adet Chandra Purnama yang masih dipertahankan sebagai Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian. Ia memiliki pekerjaan rumah menyelesaikan mega proyek Pasar Atas Barokah.

Selain itu, ada M Nur Kuswandana yang masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman serta Untung yang menjabat Kepala Inspektorat. Keduanya tak mendapat rotasi karena belum menjabat dua tahun.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengatakan, pelantikan para pejabat yang dirotasi kali ini merupakan bagian dari rencana menguatkan tim aparatur. Dimana kepala dinas yang dilantik hari ini akan menguatkan dinas dalam proses percepatan memanagement administrasi pemerintahan dan pembangunan.

"Diharapkan mutasi ini dapat terlaksana sebagai momentum untuk merubah semangat di unit-unit, sekaligus memperbaiki silaturahmi internal di masing-masing unit, yang diharapkan lebih baik, lebih kompak dan saling mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas," imbuhnya.

Baca Lainnya