Minggu, 10 Juni 2018 17:29

Rilis TTIC, Pemkot Cimahi Giatkan Bazzar Pangan

Reporter : Fery Bangkit 
Nana Suryana (64), Salah Seorang Pedagang Di Pasar Atas, Kota Cimahi.
Nana Suryana (64), Salah Seorang Pedagang Di Pasar Atas, Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi membentuk Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) lewat bazar pangan.

TTIC ditujukan sebagai penyediaan kebutuhan masyarakat serta memangkas rantai distribusi pasokan pangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Huzen Rachmadi, mengatakan, rintisan TTIC dikelola Kelompok Tani Nasional Andalan (KTNA) Cimahi dibawah binaannya.

"Kita sudah uji coba sebanyak 3 (tiga) kali bazaar, ingin melihat dulu potensi pasar yang ada sambil menjalin kerjasama dengan komunitas petani sebagai pemasok bahan pangan," ujarnya, Minggu (10/6/2018).

Bazar pangan itu di antaranya dilaksanakan di Kecamatan Cimahi Selatan dengan menyediakan komoditas pangan jenis beras, sayur mayur, dan daging beku. Bazaar lainnya digelar di lingkungan Pemkot Cimahi.

Dalam bazaar tersebut, komoditas beras dijual per 5kg dengan harga Rp 8.800/kg, minyak goreng Rp 11.000/900 ml, bawang putih Rp 22.000/kg, bawang merah Rp 21.000/kg, serta sayuran brokoli dan wortel. Pelaksanaan bazaar akan melihat kecenderungan komoditas yang digemari masyarakat.

Dikatakan Huzein, keberadaan TTIC diharapkan mampu memangkas mata rantai distribusi komoditas pangan yang dipasarkan langsung melalui TTIC ke konsumen sehingga harga dapat selalu dikendalikan lebih rendah daripada harga pasar pada umumnya.

"Kota Cimahi walaupun tidak punya pertanian tapi bisa menjual dengan harga murah. Kita bekerjasama dengan asosiasi petani di daerah sekitar sebagai penyuplai untuk mendatangkan bahan pangan ke Cimahi. Sehingga diharapkan petani menjual mahal dan pembeli membeli murah karena potong rantai distribusinya," ungkapnya.

 

Baca Lainnya