Kamis, 2 Desember 2021 19:47

Revitalisasi Stadion Sangkuriang Batal, Pemkot Hanya Lakukan Pemeliharaan

Reporter : Bubun Munawar
Revitalisasi Stadion Sangkuriang batal dilaksanakan
Revitalisasi Stadion Sangkuriang batal dilaksanakan [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Batalnya rencana revitalisasi Stadion Sangkuriang dengan dana bantuan provinsi Jawa Barat membuat Pemkot Cimahi merubah sekema yang sudah ditetapkan.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi Budi Raharja menyebutkan, pihaknya masih tetap akan mencari dana untuk pembangunan Stadion Sangkuraing tersebut, termasuk ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun sambil menunggu adanya dana bantuan, pihaknya akan melakukan pemerliharaan Stadion Sangkuriang agar bisa digunakan untuk tempat berlatih atlet sepakbola di Kota Cimahi.

“Pemeliharaan ini dilakukan agar minimal bisa digunakan latihan para pecinta sepakbola,” terangnya, disela persemian dua bangunan cagar budaya, di Masmil Poncol Cimahi, pada Kamis (2/12/2021)

Dia menyebutkan pemeliharaan akan dilakukan  tahun depan  dengan memperbaiki benteng, tribun, serta rumput supaya  saat hujan lapangan tidak menjadi becek. Saat ditanya apakah ada kemungkinan akan menggunakan rumput sintetis, Budi menyatakan melihat dahulu apakah dananya memadai atau tidak.

Menurut Budi,  kalau bantuan dana dari provinsi sepertinya sudah tidak bisa lagi diserap untuk revitalisasi Stadion Sangkuriang tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi H. Eanang Sahri mengaku kecewa berat dengan gagal nya lelang proyek strategis di Kota Cimahi, wa bil khusus Stadion Sangkuriang, padahal tahapan sudah di lakukan oleh PBJ ( Panitia Barang dan Jasa ) tapi terkesan lambat sekali serta anggaran sudah di sediakan oleh Propinsi Jawa Barat sebesar Rp.273 M melalui dana PEN dengan 2 tahapan, yang pertama yang harus di serap Rp.110 M ,namun dalam kenyataan nya lelang di akhir tahun tidak ada pemenang nya .

“Yang mengherankan, dari enam perusahaan peserta leleang lima diantaranya adalah perusahaan besar yang notabena plat merah alias BUMN ada apa sebenar nya ?” ungkapnya, Jum'at (26/11/2021).

Dia menilai, nasi telah menjadi bubur dan ini adalah kesalahan Eksekutif yang tidak andai mengatur waktu padahal anggaran di bulan April 2021 sudah tersedia, membuang peluang Emas yang tidak mungkin bisa di dapat lagi di tahun depan, maka hanya tinggal mimpi saja Cimahi memiliki Stadion yang megah.

Menurutnya, dirinya mendorong Stadion Sangkuriang yang merupakan stadion legenda harus tetap di lakukan walaupun bentuk nya hanya rehab agar tidak terlihat kumuh dan bisa dipakai kegiatan aktvitas olahraga.

“Saya miris Intruksi Presiden no.3 Tahunn 2019 sudah jelas mendelegasikan kepada pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan sarana Olah Raga ,di sisi lain kita tidak sigap untuk melaksanakannya,” paparnya.

Baca Lainnya