Kamis, 11 Januari 2018 18:30

Revitalisasi Pasar Cimindi yang Kerap Melenceng

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kota Cimahi, Muhammad Sutarno.
Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kota Cimahi, Muhammad Sutarno. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Revitalisasi pembangunan Pasar Tradisional Cimindi, Kota Cimahi kembali melenceng dari target. Padahal, Pemerintah Kota Cimahi menargetkan revitalisasi pasar yang terletak di Jalan Mahar Martanegara itu selesai akhir tahun 2017.

Revitalisasi pasar Cimindi dimulai sejak tahun 2016 dan ditargetkan rampung tahun itu juga. Namun nyatanya, hingga akhir tahun revitaliasi hanya mencapai 30%, dengan menghabiskan anggaran Rp 700 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pemerintah Kota Cimahi pun mengkambing hitamkan kontraktor PT Langit Jingga Abadi. Perusahaan tersebut dianggap gagal, hingga akhrinya di-blacklist. Pembangunan hanya sampai pondasi saja.

Kemudian, Pemerintah Kota Cimahi kembali melanjutkan revitalisasi pasar yang terbakar Februari 2016 tersebut tahun 2017. Targetnya, revitalisasi akan rampung akhir 2017.

Lagi-lagi, target tersebut pun melenceng. Pasalnya, hingga tahun 2017 berakhir, revitalisasi pasar belum juga rampung. Berdasarkan catatan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi, revitalisasi lanjutan baru mencapai 85%.

“Sisanya 15 persen. Kemarin sudah membangun atap induknya yang di atas,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kota Cimahi, Muhammad Sutarno saat dihubungi via telepon, Kamis (11/1/2018).

Revitalisasi Pasar Cimindi yang dikerjakan CV Naga Mas tahun 2017 menelan anggaran Rp 700 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Dareah (APBD) 2018.

Kurangnya anggaran pun dijadikan alasan belum terselesaikannya revitalisasi Pasar Cimindi. Kini, Pemerintah Kota Cimahi kembali menganggarkan Rp 180 juta dari APBD Kota Cimahi. Anggaran tersebut untuk merampungkan sisa 15% revitalisasi yang tertunda.

“Tahun 2018 ini dianggarkan untuk pinggir-pinggirnya. Sekarang triwulan I untuk penutupan selasar,” kata Sutarno.

Jika revitalisasi selesai, Pemerintah Kota Cimahi pun bersiap dengan skema perencanaan baru soal Pasar Cimindi. Rencananya, kata Sutarno, pasar tersebut akan dkembangkan supaya lebih refresentatif bagi pedagang maupun pembeli.

“Jadi pengembangan dari itu dikembangkan lagi dengan perencanaan sarana pendukunya, seperti lapangan parkir termasuk penataan lapak-lapaknya,” tandasnya. (kit)*