Kamis, 4 Oktober 2018 12:13

Rentan Flu Burung, Begini Cara DKPP Cimahi Mengantisipasinya!

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Tengah Melakukan Pemberian Vaksinasi Terhadap Hewan Jenis Ayam.
Petugas Tengah Melakukan Pemberian Vaksinasi Terhadap Hewan Jenis Ayam. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cimahi menyebutkan, potensi penyebaran flu burung atau virus avian influenza cenderung meningkat pada saat cuaca ekstrim seperti sekarang. 

"Cuaca seperti saat ini sangat rentan munculnya virus flu burung. Apalagi, sebagian besar unggas di Kota Cimahi tidak memiliki kandang alias dilepasliarkan," kata Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Cimahi, Mita Mustikasari saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Kamis (4/10/2018).

Untuk mengantisipasinya, DKPP Kota Cimahi secara rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan jenis unggas milik warga. "Antisipasi flu burung kita rutin lakukan vaksin secara gratis. Dan untuk tahun ini sudah kita laksanakan vaksinasi flu burung di 15 kelurahan di bulan april sampai juli 2018," ungkap Mita.

Dosis vaksiansi virus flu burung yang disediakan mencapai 600 untuk tahun ini. Dosis tersebut akan diberikan untuk semua jenis unggas yakni ayam, burung, dan bebek. Untuk pemberian vaksinnya, petugas DKPP keliling ke setiap kelurahan yang sudah ditentukan poskonya oleh pihak RW.

Upaya lain pencegahan virus flu burung, lanjut Mita, adalah dengan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan setelah kontak dengan unggas. "Yang lebih penting lagi adalah menjaga kebersihan kandang. Kita juga lakukan sosialisasi untuk menjaga kebersihan lingkungan kandang," imbuhnya.

Diakuinya, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya kasus flu burung di Cimahi. "Terakhir tahun 2017 di kelurahan utama," terangnya. 

Selain vaksinasi flu burung, DKPP Kota Cimahi juga secara rutin melakukan vaksinasi rabies. "Antisipasi  rabies juga sudah kita lakukan vaksinasi di 15 kelurahan, kita turun ke wilayah," terangnya.

Baca Lainnya