Selasa, 19 Juli 2022 18:38

Ratusan Relawan Turut Terlibat Dalam Operasi Tanggap Bencana

Reporter : Iman Nurdin
JQR dan tim relawan lainnya membantu korban bencana banjir Garut.
JQR dan tim relawan lainnya membantu korban bencana banjir Garut. [Istimewa]

Kab. Garut  (limawaktu.id),-  Jabar Quick Response (JQR) dan BPBD Jabar telah melakukan upaya bantuan dan recovery warga terkena dampak banjir dan longsor di Garut, Jabar, Sabtu (16/07/2022). JQR sendiri langsung mengirimkan bantuan berupa 1000 paket sembako dan 3 Ton beras kepada warga yang terdampak banjir dan longsor di Jawa Barat.

Selain bantuan makanan,  JQR menerjunkan tim kebencanaan ke wilayah terdampak banjir dan longsor diantaranya Bogor dan Garut, sebagai bentuk respons atas kejadian banjir dan longsor yang terjadi, pekan kemarin.

Koordinator Unit Kebencanaan JQR Syehabudin menjelaskan pihaknya langsung merespon 1x24 jam dan mengirimkan anggotanya pada Sabtu (16/07/2022) ke lokasi bencana di Garut.

Aksi ini berbarengan dengan  unggahan Instagramnya,  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Sabtu (16/07/2022) lalu. Gubernur Jabar yang masih berada di Arab Saudi menunaikan haji, memerintahkan Jabar Quck Response dan BPBD Provinsi untuk turut membantu warga yang terdampak banjir di beberapa wilayah di Jawa Barat.

"JQR telah berkoordinasi dengan teman jaringan di tiap wilayah untuk merespon cepat, salah satunya evakuasi warga serta kaji cepat di lokasi bencana.  Kita juga langsung memberangkatkan tim ke Garut serta Bogor dan berkoordinasi dengan relawan gabungan di Garut dan Bogor ," ujar Syehabudin di lokasi bencana Garut.

Ia menjelaskan setelah tim tiba di lokasi dan berkoordinasi, pihaknya langsung segera mendistribukan 3 Ton sembako beras untuk keperluan dapur umum warga di wilayah Garut.

"Kami telah mendistribusikan bantuan beras sebanyak 3 ton, dan hari ini Senin kemarin, 1000 paket sembako akan di kirim untuk wilayah Garut 800 paket dan 200 paket ke wilayah Bogor hal itu setelah hasil asesment, " ungkapnya.

Selain itu, Syehabudin juga menjelaskan bahwa Pemprov Jabar melalui JQR telah menghubungi salah satu keluarga korban yang mengalami luka bakar akibat longsor yang terjadi di Kab.Garut dan akan diberikan bantuan serta advokasi dan pendampingan kepada pihak rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan tindak lanjut.

Syehabudin mengimbau kepada warga seluruh Jawa Barat untuk selalu waspada saat terjadi cuaca buruk terutama untuk rumah warga yang dekat dengan aliran sungai serta kondisi tanah perbukitan untuk segera mengevakuasi diri masing-masing ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Agus Nurjaman relawan kemanusiaan yang berasal dari FAJI Garut menjelaskan pihaknya dengan JQR telah melakukan koordinasi dan distribusi bantuan yang didukung oleh berbagai elemen jejaring seperti FAJI Garut, Gerhana Uniga, LRCB, Repaga  Lentera, Kelana, FKPAG, KPG Garut, Mapalikom, Sigab Persis dan Papas STKIP Pasundan Cimahi.

"Kami telah melakukan berbagai upaya penanganan cepat berupa logistik untuk keperluan makanan bagi warga. Kami juga telah memberikan sembako ke wilayah garut untuk dapur umum warga berupa kebutuhan beras dan keperluan lauk pauknya, " ujar Agus.

Agus menambahkan    JQR, Faji Garut, BPBD Garut, Polri, Tentara, Polairud Senin (18/07/2022), telah ikut membantu menyeberangkan anak-anak sekolah dan warga sekitar di wilayah Kampung Tegal Kalapa RW 04, Desa sukasenang, kecamatan Banyuresmi yang sempat tersendat aktifitasnya akibat robohnya jembatan penghubung antara Desa Sukasenang dan Desa Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan karena banjir bandang yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer