Kamis, 8 Februari 2018 14:04

Ratusan Kuota Taksi Online Masih Tersedia di Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Endang, Kepala Bidang Angkutan dan Penerangan Jalan Umum Dishub Kota Cimahi.
Endang, Kepala Bidang Angkutan dan Penerangan Jalan Umum Dishub Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menyebutkan, total angkutan berbasis daring atau online yang tengah mengurus izin dari Cimahi baru mencapai 71 unit.

Proses izin kini tengah berlangsung di Dishub Provinsi Jawa Barat. Total keseluruhan kuota yang didapat Kota Cimahi sendiri maksimal diangka 476 unit.

“Pemohon yang sudah melakukan permohonan akan kita tindaklanjuti. Data yang masuk masih dalam proses permohonan persetujuan (oleh Dishub Provinsi Jawa Barat,” kata, Endang, Kepala Bidang Angkutan dan Penerangan Jalan Umum Dishub Kota Cimahi, saat dihubungi via pesan singkat, Kamis (8/2/2018).

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, semua kendaraan angkutan online harus memiliki izin beroperasi. Aturan tersebut mulai berlaku 1 Februari 2018.

“Pada prinsipnya kami dari dinas kabupaten/kota mau tidak mau aturan sudah ditetpakan kita harus siap melaksanakan” kata Endang.

Prosedur pengurusan izin angkutan online dimulai dengan mendatangi Dishub Provinsi Jawa Barat untuk mendapat persetujuan  penyelenggaraan sewa khusus atau angkutan online.

“Kemudian seleksi dan verifikasi administrasi akan dilakukan Dishub Provinsi Jawa Barat,” jelas Endang.

Setelah syarat administrasi terpenuhi, maka pemohon harus mengurus Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) ke pihak kepolisian sesuai dengan wilayah operasi. Setelah TNKB selesai, pemohon atau pelaku usaha online harus mendatangi Dishub kabupaten/kota untu meminta Surat Keputusan (SK).

“Setelah ada rekomendasi Dishub kabupaten/kota, pemohon ke Dishub provinsi lagi untuk penerbitan SK,” ujar Endang.

Khusus pengemudi angkutan online, sesuai Permenhub Nomor 108 Tahun 2017, diwajibkan menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum.

Pihaknya meminta para pelaku usaha angkutan online yang berbasis di Cimahi agar segera mengurus izin operasional.

“Harapannya, yang penting mereka berbadan hukum. Segera mengurus persyaratan untuk izin operasional,” imbuhnya.