Jumat, 25 Januari 2019 10:42

Putus Rantai Nyamuk DBD, Ratusan Ikan Cupang di Sebar di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Sebanyak 400 ekor ikan cupang disebar di sekitar RW 05 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jum'at (25/1/2019).
Sebanyak 400 ekor ikan cupang disebar di sekitar RW 05 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jum'at (25/1/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Sebanyak 400 ekor ikan cupang disebar di sekitar RW 05 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jum'at (25/1/2019).

Penyebaran ikan cupang itu dilakukan atas kerja sama antara Pemerintah Kota Cimahi, Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bandung dan Community Beta Cimahi (CBC).

Baca Juga : Kasus DBD di Kabupaten Bandung Capai 236 Jiwa, Naik Dibandingkan Januari 2018

Kepala BKIPM Bandung, Dedi Arief Hendriyanto mengatakan, penyebaran ikan cupang di genangan air rumah warga ini merupakan salah satu upaya untuk memutus rantai perkembangan nyamuk penyebab Demam Berdarah Dangue (DBD), yakni nyamuk Aedes Aegypti.

"Berdasarkan hasil survey itu, kita anggap ikan cupang terbukti efektif memberantas jentik nyamuk," kata Dedi disela-sela penyebaran ikan cupang.

Baca Juga : Beda Kasus DBD Januari 2018 dengan Januari 2019 di Cimahi

Di tempat sama, Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengaku prihatin dengan mewabahnya kasus DBD di Kota Cimahi. Pasalnya, hingga Kamis (24/1/2019), jumlah kasus DBD positif di Cimahi mencapai 119 kasus.

"Iya kami sangat prihatin dengan banyaknya kasus DBD di Cimahi ini," ujarnya.

Baca Juga : Kasusnya Sudah Sampai 220, KBB Dianggap Darurat DBD

Dikatakannya, Pemerintah Kota Cimahi bakal terus melakukan pencegahan terhadap nyamuk DBD. Seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan fogging. Cara itu dianggap ampuh untuk menangkal nyamuk penyebar virus DBD, selain tentunya dengan pola hidup bersih dari masyarakat.

"Kita tidak akan pandang bulu untuk pemberantasan sarang nyamuk DBD. Baik di perumahan maupun di pemukiman padat," tandasnya.

Baca Lainnya