Senin, 10 Desember 2018 10:29

Punya Website, Akankah Semua Desa dan Kelurahan di Kab Bandung Bisa Transparan?

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [istimewa]

Limawaktu.id - Pemerintah Kabupaten Bandung meminta 270 desa dan 10 kelurahan se-Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan website-nya. Terutama untuk pelayanan terhadap masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bandung, Atih Wiratih mengatakan diharapkan dengan website desa maka masyarakat bisa mengelola dan mengembangkan inovasi yang dimiliki desa masing-masing. Khususnya inovasi pelayanan.

"Web desa ini juga merupakan salah satu upaya Pemkab dalam mewujudkan smart city di Kabupaten Bandung,” ujarnya, Minggu (9/12/2018).

Menurutnya, website desa memiliki dua fungsi yaitu sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pelayanan publik. Dimana semua orang bisa melihat keuangan desa. Termasuk penggunaannya.

"Oleh karena itu diharapkan desa dan masyarakat memanfaatkan keberadaannya," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, dengan website desa maka bisa mempercepat realisasi Bandung 1000 kampung. Dirinya mengimbau seluruh perangkat daerah Kabupaten Bandung untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mengimplementasikan inovasi yang sudah diciptakan.

"Berbagai macam inovasi sudah diciptakan oleh perangkat daerah, tinggal kolaborasinya saja,” katanya.

Baca Lainnya