Senin, 7 Januari 2019 17:48

Posisi Dirlantas Polda Jabar Berpindah

Serah terima jabatan Dirlantas Polda Jabar dan Kapolresta Bogor Kota, di Mapolda Jabar, Senin (7/1).
Serah terima jabatan Dirlantas Polda Jabar dan Kapolresta Bogor Kota, di Mapolda Jabar, Senin (7/1). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Posisi Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat dan Kepala Polresta Bogor Kota resmi berpindah. Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto memimpin upacara serah terima jabatan Dirlantas Polda Jabar dan Kapolresta Bogor Kota, di Mapolda Jabar, Senin (7/1). 

Dirlantas Polda Jabar yang sebelumnya diemban Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono, kini berpindah kepada Kombes Pol Mohamad Aris. Sementara, Kapolresta Bogor Kota diserahterimakan dari Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya kepada Kombes Pol Hendri Fiuser.

Baca Juga : Polda Jabar Berikan Penghargaan 3 Polres Terbaik

Prahoro selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Kabid Faltra Dit Akademik Akpol Lemdiklat Polri. Sedangkan Aris sebelumnya menjabat sebagai Kabag Kermalem Ro Sunluhlum Divisi Hukum Polri. 

Sementara, Hendri sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Muda Sespimmen Sespim Lemdilat Polri, dan Ulung Sampurna akan menduduki jabatan baru sebagai Direktur Binmas Polda Metro Jaya.

Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari siklus pembinaan sumber daya manusia (SDM) Polri dalam bentuk tour of duty maupun tour of area, yang telah disusun dan dijalankan secara terencana, terpola, dan terprogram sesuai kebijakan pimpinan Polri dan kebutuhan organisasi. 

"Oleh karenanya, pada setiap pelaksanaan serah terima jabatan, dituntut adanya komitmen, dedikasi, dan tanggung jawab, serta loyalitas pejabat yang bersangkutan untuk dapat melakukan peran, tugas, juga fungsi yang diamanahkan oleh Allah SWT, yang sekaligus sebagai kepercayaan dari pimpinan Polri, yang harus dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan penuh rasa tanggung jawab," papar Agung.

Kapolda juga mengingatkan, jika di tahun politik ini, intensitas serta eskalasi masyarakat untuk menyuarakan haknya di muka umum semakin tinggi. Bahkan, sewaktu-waktu cenderung anarkis didalam menyampaikan maksud dan tujuannya. Disamping adanya berbagai tindakan provokatif yang kerap memicu terjadinya konflik horizontal dan komunal antar kelompok masyarakat.

"Begitu juga dengan kondisi geografis wilayah Jawa Barat yang cukup rawan terjadinya bencana alam, yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda, merupakan hambatan tersendiri bagi kelancaran pembangunan dan tatanan hidup masyarakat Jawa Barat," urai Agung. 

Namun demikian, sambung Agung, Pemilihan Umum 2019 yang tinggal 100 hari, momen dimana masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Jawa Barat secara serentak akan memilih para pemimpin nasional selama periode lima tahun kedepan, harus berjalan dengan tertib dan lancar. 

"Berbagai ancaman dan gangguan kamtibmas tersebut menuntut profesionalisme anggota Polri untuk mengantisipasinya dengan bersikap proaktif dan responsif, dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi yang terjadi. Hal itu guna mewujudkan tertib hukum, serta ketentraman masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat," sahut Agung.  

Berbagai upaya kepolisian, disampaikan Agung, telah dilakukan secara bersama-sama guna meminimalisir setiap kerawanan yang terjadi di Tatar Pasundan. Namun, kegiatan tersebut perlu ditingkatkan dengan mengadakan kegiatan sosial maupun olahraga, serta senantiasa meningkatkan sinergitas dan soliditas dengan TNI, unsur pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat, juga seluruh komponen masyarakat.

"Oleh sebab itu, untuk mewujudkan kinerja organisasi yang baik harus didukung dengan sosok pimpinan kesatuan, baik pada tingkat satker (satuan kerja) Polda maupun satuan kewilayahan yang mumpuni dalam segala aspek, terutama kepemimpinan yang memiliki karakter kuat, visioner dan mampu menerapkan tindakan kreatif, inovatif, serta transparan, akuntabel dan profesional," kata Agung. 

Di akhir sambutannya, Kapolda menyampaikan terima kasih dan penghargaan, baik atas nama pribadi maupun selaku pimpinan Polda Jabar, kepada Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono dan Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.  

"Terima kasih atas segala dedikasi dan loyalitas, serta berbagai kontribusi positif yang telah diberikan selama melaksanakan tugas dalam mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah Jawa Barat dan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Bogor," tutup Kapolda. (*)

Baca Lainnya