Jumat, 11 Januari 2019 15:04

Polda Jabar Lakukan Vicon dengan Kapolri

Reporter : Avila Dwiputra
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto (kedua dari kanan) dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kedua dari kiri) menyaksikan video conference dengan Kapolri, Jumat (11/1).
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto (kedua dari kanan) dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kedua dari kiri) menyaksikan video conference dengan Kapolri, Jumat (11/1). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Kapolri mengadakan video conference tentang pelaksanaan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan Kementerian Sosial mengenai bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Penyaluran Bantuan Sosial, Jumat (11/1). 

Kegiatan video conference Kapolri di Markas Polda Jawa Barat itu dihadiri oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan pejabat utama Polda Jabar.

Baca Juga : Posisi Dirlantas Polda Jabar Berpindah

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, bahwa MoU ini sangat penting, karena hampir 60 persen masyarakat Indonesia masuk dalam kategori low class, sehingga memerlukan bantuan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial. 

"Atensi tahun 2019, bantuan akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu, bencana alam, dan bencana sosial," ujar Kapolri. 

Baca Juga : Ratusan Personel Hadiri Bimbingan Rohani dan Mental di Masjid Al-Amman

Polri, disampaikan Tito, akan membentuk Satuan Tugas Khusus Pengamanan Bantuan Sosial yang akan dipimpin oleh sosok bintang dua. Selain itu, akan dipelajari mekanisme bantuan dan siapa saja yang menerima bantuan tersebut. Jangan sampai menjadi masalah hukum dan keamanan

"Jika dalam pelaksanaannya ada penyimpangan, seperti kebocoran pada saat distribusi, maka akan menjadi persoalan hukum, sehingga nantinya bisa diproses," bebernya. 

Baca Juga : Provos Polda Jabar Gelar Sidak bagi Anggota dan PNS

Polri siap membantu dan akan menyampaikan secara transparan kepada publik dengan ekspose melalui media massa, dimana Humas dan Badan Reserse Kriminal Polri menjadi ujung tombak dalam pengamanan dan kalkulasi data. 

Kapolda Jabar dalam video conference menyampaikan, bahwa Polda Jabar dan kepolisian resor jajaran untuk segera memersiapkan direkrif Kapolri yang in charge pada pendistribusian bantuan sosial. Untuk itu, diharapkan para kepala polres jajaran langsung berkoordinasi dengan dinas sosial masing-masing di wilayahnya. 

"Untuk menghadapi situasi terkini, diharapkan para kapolres jajaran Polda Jawa Barat untuk bersinergi dengan TNI, terutama menjelang Pemilihan Presiden 2019," tukas Agung. (*)

Baca Lainnya