Jumat, 4 Mei 2018 19:09

PINDAD Siap Suplai Anoa dan SS2 untuk Sultan Brunei

Reporter : Jumadi Kusuma
Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad  (Persero) Widjajanto mengungkapkan kerjasama dengan Brunei.
Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad (Persero) Widjajanto mengungkapkan kerjasama dengan Brunei. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad (Persero) Widjajanto mengungkapkan kerjasama dengan brunei untuk pembelian 45 kendaraan tempur lapis baja anoa 6 x 6 dan senjata SS2 sebagai tindak lanjut pembicaraan dengan Presiden Jokowidodo.

Menurut Widjajanto, awalnya Pindad berencana untuk membantu Angkatan Darat Brunei melakukan proses retrofit dan membangun workshop maintenance di Brunei.

“Asal muasal pembicaraan adalah untuk membantu Angkatan Darat Brunei melakukan proses retrofit (modifikasi) 45 unit ranpur 4 x 4 VAB buatan Perancis dan membangun workshop maintenance angkatan darat Brunei,” ujar Widjajanto kepada wartawan di Kota Bandung, Jumat (4/5/18).

Widjajanto mengungkapkan, dalam perkembangan pembicaraan, ide pembelian unit baru 6x6 Anoa oleh Angkatan Darat Brunei muncul karena secara ekonomis pembelian unit baru dinilai lebih hemat daripada meretrofit unit yang lama.

Widjajanto mengatakan Tim Angkatan Darat Brunei dalam waktu dekat akan membentuk tim uji ranpur dan senjata buatan Pindad sebagai tindak lanjut arahan Sultan Haji Hassanal Bolkiah dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Kunjungan Sultan Bolkiah ke Indonesia merupakan kunjungan balasan atas kehadiran Presiden Joko Widodo dalam perayaan 50 tahun Sultan Bolkiah Bertahta pada Oktober 2017 lalu," pungkasnya.

Baca Lainnya