Senin, 15 Januari 2018 19:52

Pilkada Rawan Dimanfaatkan untuk Memasok Narkoba

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala BNN Budi Waseso menyampaikan pemaparan soal penyalahgunaan narkoba saat acara Tatap Muka di Aula S Parman Pusdikpom Cimahi, Jalan HMS Minaredja, Cimahi.
Kepala BNN Budi Waseso menyampaikan pemaparan soal penyalahgunaan narkoba saat acara Tatap Muka di Aula S Parman Pusdikpom Cimahi, Jalan HMS Minaredja, Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Modus operandi peredaran narkoba dari waktu ke waktu semakin hebat, sehingga menyulitkan pencegahan dan pemberantasan di wilayah Indonesia.

Bahkan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Budi Waseso menyebutkan, peredaran barang terlarang tersebut sudah terindikasi masuk lewat ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Hal tersebut disampaikan Buwas, sapaan Budi Waseso usai acara Tatap Muka di Aula S Parman Pusdikpom Cimahi, Jalan HMS Minaredja, Cimahi, Senin (15/1/2018).

"Indikasinya sudah ada. Kita akan tetap menangani itu secara hukum," tegas Buwas.

Menurutnya, ajang pesta demokrasi seperti Pilkada erat kaitannya dengan memanfaatkan jaringan dan peluang oknum tertentu untuk memasok narkoba.

"Hubungannya memanfaatkan jaringan, memanfaatkan peluang dia mendapatkan fasilitas, prioritas dari temen-temen yang ada di partai yang seolah-olah untuk kepentingan dukungan. Tapi sebenarnya mereka ingin mendapatkan fasilitas untuk memudahkan memasokan narkoba," ujar Buwas.

Selain itu, beber Buwas, masuknya narkoba lewat impor barang pun bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Ia mencontohkan, saat ini pemerintah pusat tengah melalukan impor beras.

"Impor kita akan periksa itu dengan teliti karena biasanya dimasukan mendompleng impor resmi," ucapnya.

Secara keseluruhan, lanjut Buwas, peredaran narkoba di Indonesia, termasuk Jawa Barat semakin meningkat.

Untuk penceghahannya, kata dia, koordinasi antar pihak terkait seperti TNI, Polri, Bea Cukai dan lainnya akan semakin diperkuat.

"Presdien (Joko Widodo) mengatakan (narkoba) sudah darurat. Dimana-mana sama kecenderungannya peningkatan," tandas Buwas.