Kamis, 27 Oktober 2022 23:20

Petani Milenial Binaan DKP Jawa Barat Panen 1.337,25 Kg Udang Vaname

Reporter : Iman Nurdin
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, Hermasyah memanen udang hasil petani binaan DKP Jabar, Kamis (27/10/2022).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, Hermasyah memanen udang hasil petani binaan DKP Jabar, Kamis (27/10/2022). [Istimewa]

Bandung (limawaktu.id),- Program petani milenial berbuah hasil cukup memuaskan setelah berhasil memanen udang vaname, Kamis (28/10/2022). Program binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat ini menghasilkan 1.337,25 kilogram udang vaname.

"Alhamdulillah, petani milenial binaan kita berhasil membudidayakan udang Vaname. Ini terbukti dengan panennya udang," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat Hermansyah, Kamis (27/10).

Bertempat di UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara (PAPLWU) Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, pihaknya memanen 1.337,25 kilogram udang Vaname yang berasal dari dua tambak.

"Tambak yang digunakan oleh petani milenial kami berbentuk bundar dengan diameter 20 meter," katanya.

Dia menjelaskan, dalam program dengan Petani Milenial Kegiatan Pembudidaya Ikan Milenial (PIM) ini, petani melakukan inovasi teknologi. Beberapa di antaranya seperti penggunaan filter air kustom terdiri dari arang, dakron, dan silika.

Filter yang mudah dibuat ini dirasa efektif mengurangi kadar Total Organic Matter. "Filter ini dapat menyaring sebanyak mungkin, partikel dari ukuran besar sampai kecil. Efeknya adalah proses persiapan budidaya dapat dipercepat," kata Hermansyah.

Selain itu, lanjut Hermansyah, dilakukan symbiosis dengan budidaya ikan nila. Air baku yang masuk ke filter berasal dari kolam nila yang mengandung desinfektan alami, serta air buang disalurkan kembali ke kolam nila tersebut yang akan didaur ulang secara alami.

"Efeknya adalah penggunaan bahan kimia seperti kaporit dapat ditekan seminimal mungkin. Keuntungan lain adalah kepadatan tebar benih udang dapat lebih tinggi," katanya.

Lebih lanjut dia katakan, Program Petani Milenial Kegiatan Pembudidaya Ikan Milenial adalah dukungan bagi program strategis Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Program tersebut merupakan upaya regenerasi pelaku usaha rumpun pertanian, dengan cara membuat usaha tersebut menarik bagi kaum milenial.

"Slogan yang dicanangkan adalah 'Tinggal di Desa, Rejeki Kota, Bisnis Mendunia'," katanya. Menurut Hermansyah, panen ini adalah suatu bukti usaha rumpun pertanian adalah suatu lapangan pekerjaan yang menjanjikan. "Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, serta teknologi yang digunakan dapat direplikasikan di tempat dan oleh orang lain," kata Hermansyah.

Baca Lainnya

Topik Populer