Senin, 29 Januari 2018 13:10

Pesan Kasatlantas Polres Cimahi untuk Para Pengemudi Online

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
AKP Suharto, Kasatlantas Polres Cimahi.
AKP Suharto, Kasatlantas Polres Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Mulai 1 Februari 2018, para pelaku angkutan online harus mengikuti Peraturan Kementrian Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Point yang harus diikuti, khususnya oleh para pengemudi angkutan online di antaranya harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum. Selain itu, para pelaku angkutan online juga harus memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan apabila para pengemudi tidak mematuhi aturan yang telah dibuat. Termasuk soal peruntukan SIM pengemudi.

"Apabila ada pelanggaran di jalan raya, setiap pengemudi secara umum mulai dari yang tidak punya SIM, pasti diambil tindakan-tindakan pelanggaran," tegasnya, Senin (29/1/2028).

Dikatakan Suharto, soal perubahan regulasi peruntukan SIM pengemudi angkutan online, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan oleh pihaknya. Pasalnya, urusan SIM, pihaknya tidak memilah-milah atau mendahulukan pemohon dari kalangan manapun.

"Dari aspek pelayanan, baik dari yang membuat SIM, bagi seluruh masyarakat kita layani, tidak pilah-pilah," kata Suharto.

Perihal regulasi perubahan SIM, lanjut Suharto, bagi yang sudah memiliki SIM A, hanya tinggal mengikuti tes golongan. Sementara bagi yang belum memiliki SIM sama sekali, ia menghimbau agar segera mengurusnya.

"SIM A ke SIM A Umum tinggal naik golongan aja. Tapi tetep tes lagi. Tesnya kan berbeda," jelasnya.

Setiap harinya, ada sekitar 100 pemohon yang mengajukan pembuatan SIM. Sedangkan jumlah pemohon yang ingin naik golongan ada sekitar 10 pemohon per hari.