Jumat, 23 November 2018 13:51

Peringati HKN, Pemkot Cimahi Bagikan 250 JKN-KIS

Reporter : Fery Bangkit 
Kartu kesehatan bagi masyarakat yang tak mampu itu dilaksanakan di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jum'at (23/11/2018).
Kartu kesehatan bagi masyarakat yang tak mampu itu dilaksanakan di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jum'at (23/11/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tingkat Kota Cimahi diwarnai dengan pembagian kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kartu kesehatan bagi masyarakat yang tak mampu itu dilaksanakan di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jum'at (23/11/2018). Secara simbolis, Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna membagikan KIS terhadap 75 warga Kota Cimahi.

"Total yang dapat JKN-KIS kali ini ada 251 jiwa. Ini simbolis dibagikan kepada 75 orang," terang Ajay usai acara HKN.

Secara keseluruhan, kata Ajay, warga yang sudah mendapatkan kartu kepesertaan JKN-KIS mencapai 113.422 jiwa. Dari data keseluruhan yang berkah mendapat KIS, masih ada sekitar 35 ribu jiwa warga lagi yang belum mendapat kartu tersebut.

JKN-KIS merupakan program Presiden Joko Widodo. Dimana masyarakat kurang mampu akan mendapatkan pelayanan gratis menggunakan kartu tersebut. Kartu KIS sudah terintegrasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Seluruh premi pembayaran JKN-KIS ditanggung oleh pemerintah. Yakni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota sebesar 60% dan APBD provinsi sebesar 40%.

"Kartu ini untuk mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang baik," ucapnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Pratiwi menambahkan, secara keseluruhan 80%, dari total sekitar 540 jiwa warga Kota Cimahi sudah tercover BPJS Kesehatan. Termasuk di dalamnya JKN-KIS.

"Dari data BPJS itu, kita sudah 80 persen. Jadi tinggal sedikit lagi," kata Pratiwi.

Pihaknya terus berupaya agar semua warga yang berhak di Kota Cimahi bisa mendapat fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis menggunakan JKN-KIS. Saat ini, kata dia, verifikasi dan validasi terus dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Cimahi.

Mekanisme warga yang ingin mendapatkan KIS ialah dengan cara mendaftarkan kepada pihak RT/RW. Kemudian, Pemkot Cimahi melalui Dinas Sosial akan melakukan verifikasi dan validasi. Setelah datanya valid, termasuk kemampuan ekonomi warga, baru Dinas Kesehatan mendaftarkan ke BPJS Kesehatan.

"Tidak semudah itu karena harus diverifikasi, baru kita daftarkan kemudian di SK-kan," tegasnya, yang kemudian menambahkan jika dalam setahun ini, APBD kota maupun provinsi yang digelontorkan untuk membayar premi JKN-KIS di Kota Cimahi mencapai Rp 5 miliar.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer