Kamis, 19 Oktober 2017 17:53

Penuhi Undangan DPRD KBB, Buruh Tetap Tolak Raperda Versi Pemerintah

Reporter : Jumadi Kusuma
Perwakilan Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Menghadiri Rapat Pansus
Perwakilan Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Menghadiri Rapat Pansus [limawaktu]

Limawaktu.id,- Tarik menarik kepentingan buruh dan pengusaha dalam pembahasan draf pembaharuan raperda ketenagakerjaan belum reda, pasca pertemuan antara pengusaha, buruh dan pemerintah atas undangan Pansus 13 DPRD KBB, perwakilan sembilan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh tetap menolak draft raperda versi pemerintah.

Dede Rakmat, koordinator Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP/SB) KBB menuturkan pertemuan di Gedung DPRD KBB berlangsung alot dan berlangsung sejak 11:30 sampai sore hari pukul 16:00 WIB, "Belum ada kesepakatan dan sampai saat ini koalisi sembilan SP dan SB tetap menolak draf pembaharuan raperda versi pemerintah dan buruh tetap menginginkan revisi (Perda KBB No. 1 Tahun 2010, red.), bukan pembaharuan", tandasnya kepada limawaktu.id.,Kamis (19/10).

Dikatakannya, masalah tersebut akan dibahas lagi dalam Pansus 13 pada hari senin 23 Oktober 2017 pukul 10:00 WIB bertempat di Grand Permata Hotel, Kota Bandung dan akan melibatkan Apindo, Disnaker, Bidang Hukum Pemerintah dan perwakilan SB dan SP KBB.

Sementara itu Ketua Pansus 13 Pither Tjuandys dan Wakil Ketua DPRD KBB Syamsul Ma'arif yang dihubungi limawaktu.id, hingga berita ini dibuat belum memberikan keterangan terkait hasil pertemuan tersebut. (jk)*