Sabtu, 24 Februari 2018 16:13

Pengangkutan Sampah Molor, Begini Penjelasan UPT Kebersihan Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Tumpukan sampah di Desa Cihanjuang yang telat diangkut.
Tumpukan sampah di Desa Cihanjuang yang telat diangkut. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Kabupaten Bandung Barat mengakui, pengangkutan sampah dari wilayah Bandung Barat menuju Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Sarimukti mengalami keterlambatan.

Kasubag TU UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat, Syahria menjelaskan, terhambatnya pengangkutan sampah dari TPS ke TPAS dikarenakan faktor curah hujan.

"Kalau musim hujan itu tidak bisa diprediksi kelancarannya," ujar Syahria saat dihubungi via telepon, Sabtu (24/2/2018). Pasalnya, kata dia, bila sedang musim hujan seperti ini, pengaturan pembuangan sampah di TPAS Sarimukti agak lebih sulit.

"Kalau hujan biasanya harus nunggu reda. Terus kalau (kondisinya) licin harus didorong pake alat berat (sampahnya)," jelasnya. Terkadang, kata Syahria, bila musim hujan seperti ini, petugas UPT Kebersihan bisa sehari penuh berada di TPAS Sarimukti.

Sebelumnya, keterlambatan pengangkutan sampah dikeluhkan warga Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Imbasnya, tumpukan sampah kerap terjadi di wilayah tersebut.

Ujang Supriatna (57), salah satu warga menurutkan, tumpukan sampah di wilayahnya itu biasanya diangkut seminggu dua kali oleh petugas. Namun, belakangan ini pengangkutan sampah agak terlambat. "Harusnya Kamis kemarin diangkut, tapi ini kayanya telat," katanya.