Sabtu, 18 Agustus 2018 20:10

Penataan Dranaise dan Air Bersih di Kelurahan Setiamanah dengan Kotaku

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Keberadaan Program yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) Kota Tanpa Kumuh dirasakan lebih mengena dalam melakukan penataan wilayah kumuh di perkotaan. Hal itu disampaikan Kepala kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, Sularno  Mukti Wongso, kepada Limawaktu.id, Sabtu (18/8).

Menurut Sularno, jika mengandalkan anggaran Pemerintah Daerah Kota Cimahi penataan lingkungan di wilayah yang dikategorikan kumuh tak bisa tertangani secara keseluruhan. Dengan Kotaku akan meringankan beban anggaran Pemkot Cimahi sekaligus menyehatkan lingkungan warga.

Baca Juga : Kehadiran Kotaku Mendapat Dukungan Warga Karang Mekar Cimahi

Sementara Elis, Koordinator BKM Kelurahan Setiamanah mengungkapkan, ada enam RW di Kelurahan Setiamanah yang dikategorikan sebagai wilayah kumuh sesuai dengan SK Wali Kota.

“Enam RW yang akan ditangani lingkungannya agar menjadi sehat mayoritas berupa penataan dranaise dan Air Bersih sesuai dengan kebutuhan prioritas warga,” ungkapnya.

Baca Juga : Kotaku Fokuskan Sarana Air Bersih di RW 02 Kelurahan Cimahi Kota Cimahi

Koordinator Kotaku Wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Purwakarta, Yoyo menjelaskan pihaknya melakukan monitoring secara sampel ke daerah yang mendapatkan bantuan Kotaku di Kota Cimahi dan Kabupaten Purwakarta.

Terkait dengan program Kotaku ini, Yoyo menekankan agar warga penerima manfaat bisa memelihara apa yang telah dilakukan pemerintah lewat program Kotaku.

“Kita berharap agar warga bisa memelihara apa yang telah dibangun diwilayahnya masing-masing dengan Kotaku,” pungkasnya.

Baca Lainnya