Senin, 15 Januari 2018 9:33

Pemkot Cimahi Siapkan Anggaran Puluhan Miliar untuk Lahan Pengganti Lapang Krida

Muhamad Yani, Sekretaris Daerah Kota Cimahi.
Muhamad Yani, Sekretaris Daerah Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Anggaran sebesar Rp 20 miliar disiapkan Pemerintah Kota Cimahi untuk lahan pengganti Lapangan Krida, yang kini beralih fungsi jadi Gedung Technopark Cimahi. Dana sebesar itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2018.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Muhamad Yani, mengungkapkan pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait penggantian lahan tersebut.

"Lahan pengganti Lapang Krida atau sekarang yang sudah jadi Gedung Cimahi Technopark sudah masuk di APBD Kota Cimahi tahun 2018, kemarin saya Baru kembali dari Kemenpora dan mereka sangat mendukung ada penggantian lahan," ungkap Yani saat dihubungi, Minggu (14/1/2018).

Yani mengklaim pihaknya sebelumnya sudah mengajukan penggantian untuk lahan Lapangan Krida diganti dengan Lapangan Poral. Namun hal tersebut urung terealisasi, hingga akhirnya Pemerintah Kota Cimahi lebih memilih membebaskan lahan baru.

Yani melanjutkan, pihaknya sudah dalam tahap menentukan titik yang akan dibebaskan lahan untuk penggantian lahan. Salah satunya yakni lahan di Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

Kendati demikian, sampai saat ini lahan yang akan dibebaskan masih dalam tahap kajian terkait legalitas tanah, sehingga belum ada kepastian. Selain itu, yang oaling penting adalah kesepakatan harga dengan masyarakat.

"Masalahnya perlu ada kesepahaman dengan masyarakat sekitar tentang lokasi lahan yang akan dibebaskan untuk mengganti lahan lapangan krida. Ada beberapa titik yg diajukan masyarakat, akan kita kaji dulu, seperti apa legalitasnya, apakah bermasalah dengan hukum atau tidak," terangnya.

Nantinya lahan yang dibebaskan di Kelurahan Utama itu akan digunakan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan sarana olahraga masyarakat. Karena memang di wilayah Cimahi bagian selatan, sangat kekurangan RTH.

"Tentu prioritasnya untuk fasilitas masyarakat dan RTH. Wilayah Cimahi bagian selatan sangat kekurangan RTH, dengan tingkat polusi yang cukup tinggi," pungkasnya.

Baca Lainnya