Sabtu, 13 April 2019 15:47

Pemkot Cimahi 'Cuek' Terhadap Bangunan Heritage? 

Reporter : Fery Bangkit 
Bangunan Hoefsmidschool atau Sekolah Ladam Kuda kembali terlihat ke permukaan
Bangunan Hoefsmidschool atau Sekolah Ladam Kuda kembali terlihat ke permukaan [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pegiat heritage, Machmud Mubarok menilai, upaya Pemerintah Kota Cimahi dalam menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah di Kota Cimahi kurang optimal.

Sebab hingga saat ini, tidak ada bangunan heritage yang ada di Kota Cimahi dimasukkan dalam daftar nasional cagar budaya.

Baca Juga : Setelah Dua Kali Meleset, Pemkot Cimahi 'Ngeles' Apa Lagi Soal Sakoci?

"Sampai saat ini Pemkot Cimahi belum meregistrasi satupun bangunan heritage. Silakah dicek di Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya," ujar Machmud, Sabtu (13/4/2019).

Menurut Machmud, yang juga Ketua Komunitas Tjimahi Heritage, baru ada satu bangunan heritage yang sudah coba diregistrasikan, yakni Rumah Sakit Dustira. Tapi sayang itupun belum diverifikasi sehingga belum terdaftar secara resmi.

Baca Juga : Perjalanan Bus Sakoci Bakal Didampingi Para Pramuwisata, Berikut Rinciannya!

"Memang ada satu yang sudah diregistrasikan. Tapi itu pun belum diverifikasi, jadi prosesnya hanya setengah. Tidak ditindaklanjuti lagi," jelasnya.

Selain dengan meregistrasikan bangunan heritage di Cimahi, lanjut Machmud, pemerintah juga seharusnya melakukan inventarisir dan mengklasifikasikan jumlah, bentuk, dan kondisi bangunan.

Baca Juga : Munculnya Sekolah Ladam Kuda Peninggalan Belanda di Cimahi

"Sampai sekarang pemkot belum ada upaya menginventarisir semua bangunan heritage. Tidak ada catatannya, padahal itu penting sebagai dasar pengelolaan aset oleh pemerintah," katanya.

Dampak dari kurang pedulinya itu, kata Machmud, akhirnya pemilik bangunan heritage yang mayoritas merupakan TNI, seenaknya mengubah dan merenovasi desain bangunan seutuhnya.

"Padahal untuk renovasi atau pemugaran itu ada aturannya. Semua ini juga akhirnya bermuara lagi ke belum adanya Perda Cagar Budaya di Cimahi," terangnya.
 
Dikatakannya, ada sekitar 125 bangunan cagar budaya di Kota Cimahi dengan kondisi yang berbeda-beda, namun semuanya punya cerita dan sejarahnya masing-masing.  "Saya kira pemkot hanya sekadar wacana membuat wisata heritage di Cimahi, sedangkan banyak bangunan sudah berubah bentuk sepenuhnya. Jadi apa yang mau dijual," tandasnya.

Baca Lainnya