Jumat, 21 Desember 2018 16:42

Pemkot Cimahi Berburu Target Serapan Anggaran Diakhir Tahun

Reporter : Fery Bangkit 
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Masa anggaran 2018 tinggal dua pekan lagi. Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi tertuntut terus menggenjot anggaran yang baru mencapai 75 persen sampai minggu kedua semester akhir ini.

Awal tahun, Pemkot Cimahi menargetkan anggaran 2018 bisa terserap hingga 90 persen. Namun, jika melihat waktu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana pun mengakui kemungkinan anggaran yang akan terserap sekitar 85 persen, yang artinya bisa saja meleset dari target.

Baca Juga : Asa Terpendam, Pemkot Cimahi Masih Ingin Tambah Wilayah

"Perkiraan kalau kemarin BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengatakan, sekitar 85 persen ke atas sepertinya bisa tercapai," ujarnya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Jum'at (21/12/2018).

Berbagai program pembangunan baik fisik maupun non fisik pun terus digenjot Pemkot Cimahi agar serapan anggaran bisa tercapai secara maskimal.

Baca Juga : Lebih Pilih MPP, Depo Arsip Batal Dibangun Tahun Depan, 

Kemudian, yang paling mencolok, akhir tahun ini banyak kegiatan seremonial, baik berupa sosialisasi, launching kegiatan dan berbagai program lainnya yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Cimahi.

Namun, Pipit, sapaan Maria Fitriana membantah jika banyaknya kegiatan diakhir tahun ini merupakan kegiatan yang dipaksakan dan terkesan hanya untuk menyerap anggaran saja. Dirinya berkilah bahwa banyak kegiatan seremonial akhir tahun ini lantaran biasanya terkendala pada proses administrasi.

Baca Juga : 43 ASN Rebutan 6 Posisi Kadis/Kaban di Pemkot Cimahi

"Seperti PPM, dulu kita kan terkendala dengan administrasi. Jadi jangan sampai launching, kemudian ada masalah," katanya.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir, ada dua program yang baru di-launching Pemkot Cimahi. Seperti 'Cimahi Military Tourism'. Padahal, jika mengingat waktu, program wisata itu sudah sejak beberapa tahun lalu direncanakan.

Baca Juga : Dua OPD ini Sepi Peminat, Pengisiannya Dilanjutkan Tahun Depan

Kemudian ada launching 'E-Library'. Aplikasi pinjam buku melalui aplikasi itu pun sudah lama digagas. Kemudian, ada juga kegiatan seremonial lainnya yang bisa saja dilaksanakan jauh sebelum akhir tahun. 

Pipit pun menjawab "Jadi kalau launching yang sekarang ini (dan program akhir tahun lainnya), ya memang harus diselesaikan karena kita sudah menargetkan 90 persen itu. Bukan berarti kemudian kita mengakhirkan. Memang sesuai dengan program sesuai tahapan harus kita selesaikan," jelasnya.

Perihal kendala dalam penyerapan anggaran, Pipit melanjutkan, permasalahannya sama seperti tahun sebelumnya. Yakni masalah pembebasan lahan yang belum akan terealisasi sesuai rencana. Terutama yang membutuhkan anggaran besar, yakni pembebasan lahan di Cigugur Tengah dan Melong serta pembebasan lahan untuk pengganti Lapangan Krida di Kelurahan Utama.

"Untuk pengganti Lapang Krida saja sampai sekarang baru sebagian yang dibebaskan," tandasnya.

Baca Lainnya