Rabu, 25 November 2020 21:19

Pemkab Bandung Barat Wacanakan Kembali Perbaikan Jalan di Selatan Senilai Rp280 Miliar

Reporter : Fery Bangkit 
Kondisi Jalan di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
Kondisi Jalan di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. [Foto Istimewa]

Bandung Barat - Perbaikan ruas jalan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali diwacanakan Pemkab Bandung Barat pada 2021. Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp280 miliar.

Ruas jalan yang jadi fokus perbaikan di antaranya jalur yang berada di wilayah selatan, seperti Jalan Selacau - Cililin, Cililin - Sindangkerta, Sindangkerta - Celak, Celak - Gununghalu, Bunijaya - Cilangari serta beberapa ruas jalan lainnya yang nilainya di atas Rp30 miliar/ruas jalan.

"Yang saya tahu total nilainya kurang lebih Rp280 miliar. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sekarang sedang mempersiapkan secara teknis," ungkap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bandung Barat, Maman Sulaeman, Rabu (25/10/2020).

Sebelumnya, rencana perbaikan infrastruktur di wilayah selatan itu akan dikerjakan tahun ini. Namun rencana tersebut berantakan seiring mewabahnya Covid-19 atau virus korona. 

Sesuai perintah bupati, kata Maman, setelah pemenang tender keluar di akhir bulan ini, awal tahun depan perbaikan infrastruktur bisa langsung dikerjakan. Bukan hanya ruas jalan, beberapa jembatan juga rencananya akan juga turut diperbaiki.

"Untuk wilayah selatan nanti, tidak ada lagi legok batu. Karena nilainya juga tinggi, kondisi jalannya harus berkualitas, dibeton," kata Maman.

Dia menyebutkan, perbaikan infrastruktur sekaligus juga akan langsung dengan melebarkan ruas jalan hingga 8 meter. Oleh karena itu, pihaknya mengajak warga agar bersedia menghibahkan sebagian lahannya untuk dibangun sebagai akses jalan.

"Kalau ada warga, terutama PNS atau aparatur lainnya yang mendukung ini, silahkan berpartisipasi, hibah ke Bandung Barat. Karena gini, dengan sarana prasarana diperbaiki, jalan bagus, otomatis nilai ekonominya akan naik. Disana kan ada Curug Malela, ada beberapa wisata baru yang bisa menghasilkan PAD," tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah warga pernah mengeluhkan kerusakan jalan di wilayah selatan Bandung Barat. Pemerintah beralasan, perbaikan jalan terhambat karena kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Kami meminta warga bersabar dan paham dengan kondisi saat ini karena anggaran infrastruktur disetop untuk penanganan Covid-19," ucap Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya