Wakil Bupati Bandung Barat ASep Ismail melakukan Launching Kampus Bergerak di Kecamatan Cisarua.
Wakil Bupati Bandung Barat ASep Ismail melakukan Launching Kampus Bergerak di Kecamatan Cisarua. [prokompim_kbb]
News

Pemkab Bandung Barat Dukung Program "Kampus Berdampak"

Limawaktu.id, Bandung Barat — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus menggenjot potensi wilayah pedesaan agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Kali ini, sinergi antara dunia akademisi, pelaku industri, dan masyarakat desa diwujudkan melalui peresmian program Kampus Berdampak yang diinisiasi oleh IPB University bersama PT Astra International Tbk.

Program yang membawa misi Desa Sejahtera Astra (DSA) dan One Village One CEO (OVOC) ini secara resmi diluncurkan di Kebun Mitra PT Ardhana Sejahtera Indonesia, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Drs. H. Asep Ismail, M.Si., yang hadir secara langsung memantau jalannya acara, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemangku kepentingan. Ia menegaskan bahwa inovasi multipihak ini merupakan jembatan emas bagi kesejahteraan masyarakat desa.

"Launching ini diharapkan tidak hanya berhenti di satu lokasi, namun dapat dilaksanakan di setiap desa yang berada di Kabupaten Bandung Barat," ungkap Asep Ismail.

Acara peresmian ini menitikberatkan pada akselerasi tiga sektor demi terciptanya keunggulan produk lokal daerah yaitu Inovasi Akademis: Kampus menerjunkan keahlian riset dan teknologi terapan untuk memajukan sistem pengelolaan sumber daya desa, kemudian Ekosistem Bisnis Industri dengan  Mengembangkan jiwa kepemimpinan usaha mikro serta membuka jaringan pasar bagi komoditas potensial desa, serta Pemberdayaan Berkelanjutan dengan mendorong lahirnya para pemimpin usaha (CEO) mandiri langsung dari masyarakat pedesaan.

Menurut Asep, Pemkab Bandung Barat berjanji akan memberikan dukungan penuh bagi berjalannya implementasi program tersebut. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan optimalisasi hasil bumi lokal dipercaya akan menyeimbangkan pemerataan ekonomi di wilayah Bandung Barat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi, perwakilan dunia korporasi, jajaran pejabat dinas setempat, serta kelompok masyarakat yang menyambut positif terbukanya peluang kerja dan usaha baru ini.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar