News

Pemberdayaan Anggota jadi Fokus MPC Pemuda Pancasila Kota Cimahi

Limawaktu.id-Pemberdayaan anggota akan menjadi fokus yang dilakukan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Cimahi. Hal itu diungkapkan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Cimahi Budhi Setiawan, disela pelantikan pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Cimahi Masa Bhakti 2019 - 2023, yang digelar di Aula Balai Diklat BPSDM Jawa Barat, Jalan Kolonel Masturi Cimahi pada Jum'at (13/2/2020) malam.

Menurut Budhi, menuntut loyalitas anggota terhadap organisasi tanpa kesejahteraan adalah hal yang tidak mungkin. Karenanya, Pemuda Pancasila akan melakukan program yang menyentuh kepada kesejahteraan para anggota, seperti pemberdayaan anggota Koti Mahatidana Pemuda Pancasila dibidang Security, dan program lainnya yang akan dibahas dalam rapat kerja Pemuda Pancasila Kota Cimahi.

"Lewat Raker Cabang yang digelar untuk menentukan program kami ingin agar kesejahteraan anggota bisa diwujudkan. Menuntut Loyalitas tanpa kesejahteraan, menurut saya hal yang tidak mungkin," ungkapnya.

Dijelaskan Budhi, pengurus MPC Pemuda Pancasila yang dilantik merupakan hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa karena Ketua terpilih pada Muscab V Pemuda Pancasila Kota Cimahi Eddy Moelyo mengundurkan diri sebagai Ketua. Melalui Musyawarah Luar Biasa itulah Budhi didampingi Yusuf Handriyana sebagai Sekretaris dan H. Asep Rukmansyah sebagai bendfahara dipercaya untuk mempimpin MPC Pemuda Pancasila Kota Cimahi.

Sementara,  Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat H. Tubagus Dasep meminta agar  para anggota Pemuda Pancasila di Kota Cimahi untuk memahami pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dan toleransi di Indonesia yang kini mulai memudar.

Pemuda Pancasila dilahirkan oleh angkatan perang pasca kemerdekaan Republik Indonesia, karenanya ada hubungan emosinal yang tinggi antara Pemuda Pancasila dengan TNI dan Polri. Mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjaga Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945 harus terus dipelihara oleh setiap anggota Pancasila dan seluruh elemen bangsa.

"Sebagai warga negara kita harus memiliki tanggungjawab atas bangsa sendiri, jangan hanya asal bicara yang memecah belah bangsa," jelas Dasep.

Menjaga NKRI harus dibuktikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya asal bicara tanpa mengimeplementasikannya, Jangan hanya bicara NKRI tapi pada prakteknya justru tidak mencerminkan sikap menjaga NKRI.

"Jangan cuma ngomong NKRI tapi pada kenayataannya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan," pungkasnya.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar