Senin, 26 November 2018 10:47

Pembelaan Disbudparpora Kota Cimahi Soal Kritik Acara Anugerah Seni dan Budaya

Reporter : Fery Bangkit 
Pelaksanaan Malam Seni dan Budaya Kota Cimahi di Gedung Technopark Cimahi, Jln. Raya Baros, Sabtu (24/11/2018) malam dinilai cacat.
Pelaksanaan Malam Seni dan Budaya Kota Cimahi di Gedung Technopark Cimahi, Jln. Raya Baros, Sabtu (24/11/2018) malam dinilai cacat. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, menolak anggapan bila acara Anugerah Seni dan Budaya Kota Cimahi hanya untuk menyerap anggaran saja. 

Sebab, kata Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata pada Disbudparpora Kota Cimahi, Ero Kusnadi, sebelum acara digelar, pihaknya, sudah mempersiapkannya secara maksimal dengan melibatkan akademisi dan para pelaku seni yang ada di Cimahi.

Baca Juga : Kebersamaan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana dengan Para Seniman

"Konsep yang kita bangun adalah hasil dari koordinasi dan konsultasi dengan beberapa pihak, terutama dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI)," ungkapnya, Sabtu (24/11/2018).

Kendati demikian, Ero mengakui, memang gelaran acara tersebut masih banyak kekurangan, lantaran baru pertama kali dilaksanakan. Namun, pihaknya sudah berupaya secara maksimal agar acara berjalan sukses.

Baca Juga : Rapor Merah Pelaksanaan Malam Seni dan Budaya Kota Cimahi

"Sebenarnya kita juga melibatkan kelurahan untuk mengusulkan dan merekomendasikan seniman dan budayawan yang ada didaerahnya untuk ikut diseleksi dalam rangka pemberian anugrah ini," bebernya.

Saat disinggung terkait adanya kritikan dari berbagai pelaku seni, Ero mengatakan, semua orang bisa berpendapat apapun, namun apabila masukan itu positif maka, pihaknya akan menerima semua masukan yang datang sebagai bahan koreksi dan evaluasi yang akan dilakukan pada kegiatan yang akan datang. 

Baca Lainnya