Sabtu, 3 Juli 2021 17:34

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Cimahi Menuai Sorotan

Reporter : Bubun Munawar
Warga antri Vaksinasi massal di Cimahi Technopark, Sabtu (26/6/2921(
Warga antri Vaksinasi massal di Cimahi Technopark, Sabtu (26/6/2021) [INews Jabar]

Limawaktu.id,- Mensikapi antusiasme masyarakat dalam mengikuti program vaksin massal di beberapa tempat, yang  mengakibatkan terciptanya kerumunan dan berpotensi menjadi pelanggaran pada protokol kesehatan, menuai sorotan LSM Kompas. Karenanya hal ini perlu dievaluasi oleh pihak penyelenggara.

Ketua Umum LSM Kompas Fajar Budhi Wibowo mengungkapkan, Niat yang baik hendaklah diimbangi dengan pengaturan yang baik pula. Perlu adanya langkah alternatif yang dilakukan oleh penyelenggara, agar program dapat terlaksana dengan baik namun tidak menimbulkan permasalahan yang baru.

“Menilik dari kenyataan yang ada, apakah dibenarkan kerumunan yang tercipta pada tempat-tempat vaksin massal? Contoh misalnya yang terjadi berulang-ulang di Technopark Cimahi,“ ungkapnya, Sabtu (3/7/2021).

Menurutnya, Yang divaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Terlebih hari ini adalah hari pertama dimulainya PPKM Darurat, masa masyarakat diberikan teladan yang kurang baik. Jangan sampai nanti ada istilah timbul Cluster Kerumunan Vaksin, maukah penyelenggara dipersalahkan ?

Seharusnya sudah terantisipasi akan seperti apa, bila berkaca pada penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya. Pemerintah Kota, Satgas Covid dan penyelenggara harus benar-benar memikirkan kembali langkah-langkah alternatif agar tidak berulang menimbulkan kerumunan yang sepertinya bisa dikatakan nyaris tidak terkendali.

“Karena vaksin ini penting, saya menyarankan, bagaiman bila penyelenggaraan vaksin massal di cimahi dilakukan secara door to door saja, atau dilakukan seperti halnya posyandu/posbindu, diselenggarakan per RW, biasanya ada 2 sampai 3 tempat di setiap RW,” ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, vaksinasi yang dilakukan kali ini sebagai ihtiar untuk menekan kasus Covid-19. Dia pun mengakui jika animo masyarakat Cimahi yang ingin mengikuti Vaksinasi Massal ini sangat tinggi. 

"Animonya memang tinggi, buktinya pendaftaran kan online tapi tetap membludak," katanya, Sabtu (26/6/2021).

Menurut Ngatiyana, progres vaksinasi Covid-19 di Cimahi memang masih kecil. Secara keseluruhan persentasenya baru menyentuh angka sekitar 13 persen dari total penduduk Kota Cimahi sekitar 600.000 jiwa

 "Warga yang belum divaksin masih banyak, makanya kita ingin setiap hari ada yang divaksinasi 1.000 sampai 2.000 orang," jelasnya.  

Baca Lainnya