Senin, 8 Oktober 2018 17:26

Peduli Palu, Sigi dan Donggala, Bupati-Wakil Bupati Rela 'Ngencleng' ke PNS

Reporter : Fery Bangkit 
Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan terlihat tengah melakukan penggalangan dana bagi korban bencana gempa di Palu dan Donggala.
Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan terlihat tengah melakukan penggalangan dana bagi korban bencana gempa di Palu dan Donggala. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Bandung Barat - Bentuk kepedulian diperlihatkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Usai pelaksanaan apel pagi, Senin (8/10/2019) di Lap. Apel Pemkab Bandung Barat, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan langsung diisi dengan penggalangan dana bagi korban bencana gempa di Palu dan Donggala.  

Baca Juga : Dihantui Sesar Lembang, Jurnalis Cimahi-KBB Galang Dana untuk Palu-Donggala

Mereka yang datang terlambat dan tidak memakai atribut atau kelengkapan pangkat juga dicatat. Selepas itu Bupati, Wakil Bupati serta para PNS berjalan menuju masjid Ash Shidiq untuk melaksanakan istighasah. Sebelum itu kencleng donasi dibawa berkeliling oleh Bupati Aa Umbara dan diikuti oleh Wakil Bupati Hengki Kurniawan.

"Hari ini saya sebagai pembina PNS di KBB ingin mengajak seluruh PNS untuk membantu saudara kita di Palu dan Donggala yang membutuhkan bantuan," kata Bupati Aa Umbara Sutisna kepada wartawan, Senin (8/10/2018).

Baca Juga : Dinsos Larang Penggalangan Bantuan di Jalanan

Sebagai wakil dari masyarakat Bandung Barat, lanjut Aa Umbara, dirinya menyampaikan rasa prihatin pada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah tersebut. Pemda KBB akan memberi bantuan semampunya, meski kecil nilainya namun diharapkan itu bisa menunjukkan solidaritas PNS KBB. Hal itupun pernah ditunjukkan juga ketika Pemda KBB memberikan bantuan kepada korban bencana di Lombok beberapa waktu lalu.

"Ini adalah aksi spontanitas dan alhamdulilah PNS KBB punya kepedulian tinggi kepada sesama. Terbukti dalam sekali keliling setengah jam saja berhasil terkumpul Rp 18 juta lebih," sebutnya.

Menurutnya, aksi spontanitas ini harus terus ditindaklanjuti oleh masing-masing SKPD. Kendati tidak mengeluarkan surat edaran resmi dirinya menghimbau agar masing-masing SKPD juga menindaklanjuti untuk terus menggalang donasi. Sebab pada aksi spontanitas ini ada juga PNS yang tidak hadir dan kebetulan tidak membawa dompet, sehingga belum sempat memberikan sumbangan.

"Kami akan memberi bantuan sesuai kemampuan kami. Nanti kalau nominalnya sudah dilayak cukup seperti waktu disumbangkan ke Lombok yang lebih dari Rp 100 juta baru kita salurkan, karena kalau belasan juta masih terlalu kecil," tandasnya. 

Baca Lainnya