Kamis, 3 September 2020 12:11

Pedagang Lotek Asal Cimahi Meninggal Dunia, Hasil Swabnya Positif Covid-19

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Medis saat proses pemakaman pasien covid-19 dilakukan sesuai protokol Covid-19.
Petugas Medis saat proses pemakaman pasien covid-19 dilakukan sesuai protokol Covid-19. [Foto Istimewa]

Cimahi - Seorang perempuan berusia 49 tahun asal RW 11 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi meninggal dunia pada Rabu (2/9/2020) di Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi.

Berdasarkan hasil swab test, perempuan yang berprofesi sebagai pedagang lotek di depan rumahnya itu positif terpapar virus korona atau Covid-19, sehingga proses pemakaman dilakukan sesuai protokol Covid-19.

"Iya betul ada 1 warga Cimahi yang meninggal, yang bersangkutan positif Covid-19," kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Harjono, Kamis (3/9/2020).

Harjono menerangkan, pasien tersebut masuk Rumah Sakit Dustira pada 31 Agustus lalu menggunakan BPJS Kesehatan. Namun saat masuk rumah sakit, pasien tersebut belum menjalani tes virus korona.

Setelah masuk rumah sakit, yang bersangkutan menunjukan gejala Covid-19. Pihak rumah sakit akhirnya melakukan swab terhadap yang bersangkutan.

"Karena menunjukan gejala, sesuai protokol dilakukan swab dan hasilnya positif," terang Harjono.

Jenazah pun dikebumikan sesuai protokol Covid-19 di Blok H Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipageran, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Kamis (3/9/2020) pagi. "Sudah selesai proses pemakamannya tadi pagi," ucap Harjono.

Pihak Puskesmas dan lurah setempat, kata Harjono, sudah mengunjungi kediaman almarhum untuk melakukan tracing atau pelacakan terhadap kontak erat. Hal itu dilakukan untuk memutus penyebaran virus korona.

Dengan penambahan satu orang tersebut, warga Kota Cimahi yang meninggal akibat virus korona menjadi lima orang. Harjono berharap ini menjadi pasien terakhir yang meninggal karena virus tersebut.

Baca Lainnya