Jumat, 7 September 2018 13:09

Pasokan Listrik Digilir, PLN Area Cimahi: Kita Harap Segera Tuntas

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi
Ilustrasi [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - PLN Area Cimahi belum bisa memastikan sampai kapan pemadaman bergilir di wilayah Kota Cimahi-Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan berakhir.

Sebab, proses pemulihan Saluran Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) Paiton-Grati masih berlangsung pasca mengalami gangguan sejak Rabu (5/9/2018). Sutet tersebut merupakan jaringan pemasok lsitrik untuk wilayah Jawa-Bali, termasuk Cimahi-KBB.

Baca Juga : 98% Warga di Jawa Barat Sudah Nikmati Listrik

Asisten Manajer Jaringan PLN Area Cimahi, Arrafat Alfarizi mengatakan, meski belum bisa dipastikan, pihaknya tetap berharap agar permasalahan gangguan itu segera tuntas dan pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu lagi.

"Itu di luar domain kita. Tapi kita berharap segera tuntas. Mudah-mudahan sore ini udah mulai normal," katanya saat ditemui di kantor PLN Area Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Jum'at (7/9/2018).

Baca Juga : Pemadaman Listrik Cimahi-KBB Berlanjut? Ini Penjelasan PLN Area Cimahi

Sejak mengalami gangguan tiga hari kemarin, wilayah Cimahi-Bandung Barat mengalami pemadaman secara bergilir. Durasi padamnya minimal dalam dua jam.

Tapi, dalam dua hari terakhir, pasokan listrik juga sudah mulai pulih. Jika Rabu pemadaman mencapai 60 megawat (MW), maka Kamis (6/9/2018) mulai berkurang menjadi 30 MW.

"Untuk hari ini paling 15 MW," ucapnya.

Dalam pemadaman bergilir akibat gangguan Sutet Paiton di Kediri, pihaknya tetap mempritotaskan area pemerintahan dan rumah sakit tetap mendapat pasokan listrik. Pasalnya, dua tempat tersebut merupakan pusat pelayanan masyarakat.

PLN Area Cimahi sendiri mengcover 658.483 pelanggan untuk wilayah Cimahi-Bandung Barat. Ditambah wilayah Margaasih. Saat terjadi gangguan, wilayah Cimahi-KBB terbantu juga dengan daya cadang dari Subsistem Bandung Selatan yang mencapai 399 MW dan 171 MW dari Waduk Cirata.

"Kalau gak ada daya cadangan mungkin kita blackout semua," tandas Arrafat.

Baca Lainnya