Kamis, 4 Oktober 2018 15:31

Parah! Buruh PT Matahari Sentosa Jaya Dipaksa Kerja tapi gak Dibayar

Reporter : Fery Bangkit 
Sekitar 3.000 lebih buruh PT Matahari Sentosa Jaya  menggelar aksi sebagai protes terhadap kebijakan perusahaan.
Sekitar 3.000 lebih buruh PT Matahari Sentosa Jaya menggelar aksi sebagai protes terhadap kebijakan perusahaan. [Fery bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Sekitar 3.000 lebih buruh PT Matahari Sentosa Jaya dipaksa beroperasi meski gajinya belum dibayarkan alias ditunggak pihak perusahaan.

Merasa dikecewakan dengan sikap perusahaan yang beralamat di Jln. Djoyodikromo, Kel. Utama, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi itu, para buruh menggelar aksi di area perusahaan.

Baca Juga : Tuntut Gaji, 3 Ribu Buruh PT Matahari Sentosa Jaya Mogok Kerja Sejak Kemarin

Aksi para buruh digelar sejak Rabu (3/10/2018), dan hingga Kamis (4/10/2018) siang, aksi masih berlangsung. Bahkan, ada buruh yang menginap di lokasi sebagai aksi protes terhadap kebijakan perusahaan. Aksi akan tetap berlangsung hingga upah bagi mereka dilunasi pihak perusahaan.

"Upah gak dibayar tapi para buruh dipaksa tetap bekerja agar produksi kaos kaki tetap berjalan," kata Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Cimahi, Ikin Wahyudin disela-sela aksi.

Total buruh yang bekerja di PT Matahari Sentosa Jaya mencapai 4.000 jiwa. Statusnya didominasi oleh pekerja kontrak. Selain upah belum dibayar, ternyata masih banyak buruh yang masih dibayar jauh dari Upah Minimum Kota (UMK) Cimahi.

"Bahkan, perusahaan hanya sanggup mencicil upah sebagian buruh sebesar Rp 700 ribu untuk satu orang," ungkap Ikin.

Belum dibayarkannya upah para buruh ditengarai kondisi perusahaan yang beroperasi sejak tahun 1990 itu tengah dalam kondisi krisis finansial. Bahkan, kata Ikin, pihak perusahaan belum membayarkan utang ke PLN hingga Rp 3 miliar.

"Buktinya, dalam seminggu terakhir, aliran listrik pabrik sering padam," tandas Ikin.

Baca Lainnya