Jumat, 3 April 2020 15:01

Pandemi Covid-19, Berapa Target Retribusi Uji Kir di Cimahi Tahun ini?

pelayanan uji kir
pelayanan uji kir [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Dinas Perhubungan Kota Cimahi menyebutkan cukup berat untuk merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) atau uji kir tahun ini.

Tahun ini, target dari sektor tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Tahun 2019, target PAD dari uji KIR hanya Rp. 679.330.960. Tapi tahun 2020 naik menjadi Rp. 1.000.000.000.

"Realisasi tahun lalu itu Rp. 700.174.010 atau 103,04 persen. Tapi tahun ini berat kalau lihat kondisi seperti sekarang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Yanuar Taufik saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Sebab kondisinya kurang kondusif akibat wabah virus Corona, pelayanan uji kir yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PKB di Jalan HMS Minaredja, Baros, Cimahi Tengah ditutup untuk sementara waktu hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Artinya, selama pelayanannya ditutup, tidak akan ada retribusi yang masuk dari kendaraan angkutan umum maupun kendaraan angkutan barang yang kerap menguji kelaikan kendaraannya di UPTD PKB Kota Cimahi.

"Kan kondisinya boleh dibilang darurat, jadi saya tutup dulu uji kir" tegas Yanuar.

Yanuar berharap kondisi ini segera berlalu, dan pelayanan uji kir bisa berjalan normal kembali. Pihaknya akan berupaya optimal agar target tahun ini tetap tercapai. Tarif uji KIR di Kota Cimahi sendiri tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Kendaraan Bermotor.

"Tarifnya bervariasi tergantung jenis pengujian kelaikan," tuturnya.

Kepala UPTD PKB pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Joni Andriani menegaskan, kendaraan umum maupun kendaraan angkutan barang wajib melakukan pengujian kendaraan bermotor dua kali dalam setahun.

Kewajiban uji berkala itu tercantum dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 133 Tahun 2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor.

"Kalau di Cimahi saya liat cukup tinggi tingkat kesadarannya untuk uji kir. Mungkin karena sering mengadakan operasi gabungan," ujarnya.

Baca Lainnya