Senin, 4 Februari 2019 11:02

Pakai GPS Bisa Kena Tilang, ini Saran Polisi Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Operasi Zebra Lodaya.
Operasi Zebra Lodaya. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto menegaskan, memainkan handphone saat berkendara itu melanggar aturan.

Menurutnya, jika ditemukan adanya pengendara yang memainkan ponsel saat berkendara, termasuk memainkan Global Positioning System (GPS) akan diberikan sanksi tilang.

Baca Juga : Nah lho, Putusan MK Soal GPS Bikin Dishub Cimahi Dilema, Kenapa?

Peraturan itu tak terkecuali bagi pengemudi angkutan online yang kerap menggunakan ponsel saat berkendara untuk melihat GPS.

"Apabila nanti ditemukan, betul-betul digunakan terlihat itu juga bisa dikenakan sanksi tilang," tegas Suharto saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Senin (4/2/2019).

Aturan pelarangan menggunakan ponsel tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jika terbukti, pengendara bisa dikenakan hukuman paling lama 3 (tiga) bulan dan denda paling banyak Rp 750 ribu.

Dikatakan Suharto, pada dasarnya, menggunakan ponsel itu memang menganggu dan bisa mengurangi konsentrasi. Lalu, bisa membahayakan baik bagi dirinya sendiri maupun pengendara lain.

"Itu memang mengurangi konsentrasi. Kami menyarankan untuk tidak menggunakan (ponsel) karena mengganggu konsentrasi dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuh Suharto.

Untuk itu, ia mengimbau bagi pengendara yang ingin memanfaatkan aplikasi GPS dalam ponsel, agar menggunakannya sebelum berangkat. "Jadi pengguna GPS itu dicek sebelum berangkat, kira-kira (tujuannya) dimana. Harapannya GPS itu bukan pengemudi yang melihat tapi di sebelah, penumpang," pungkasnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan pelarangan penggunaan GPS saat berkendara baik roda dua maupun roda empat.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer