Limawaktu.id, Bandung – Memperingati hari jadinya yang ke-125, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat menggelar khitanan massal bagi 225 anak dari keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Jawa Barat. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis, tetapi juga membekali keluarga peserta dengan edukasi gizi dan literasi keuangan.
Kegiatan dilaksanakan secara maraton, dimulai di Kantor Wilayah X Jawa Barat di Bandung pada 30 Juni 2026, dilanjutkan di Kantor Area Cirebon pada 1 Juli 2026, dan ditutup di Kantor Area Tasikmalaya pada 2 Juli 2026.
Berbeda dari kegiatan serupa pada umumnya, khitanan massal yang digelar Pegadaian dikemas sebagai layanan kesehatan terpadu. Seluruh peserta ditangani oleh dokter bersertifikat ASDOKGI, menjalani pemeriksaan status gizi, memperoleh konsultasi gizi, obat-obatan, edukasi perawatan luka, hingga fasilitas konsultasi dokter selama 24 jam setelah tindakan.
Tak hanya berfokus pada kesehatan anak, Pegadaian juga memberikan edukasi literasi keuangan kepada para orang tua peserta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus implementasi nilai kebermanfaatan yang terus diusung Pegadaian selama 125 tahun.
"Melalui Program Khitanan Massal dalam rangka HUT ke-125 PT Pegadaian, perusahaan tidak hanya memberikan layanan kesehatan gratis bagi anak-anak, tetapi juga menghadirkan edukasi kesehatan, gizi, dan literasi keuangan keluarga sebagai wujud komitmen Pegadaian dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya," ujar Eko Supriyanto saat meninjau pelaksanaan kegiatan di Bandung.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak proses pendaftaran hingga pelaksanaan kegiatan. Salah seorang orang tua peserta, Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut karena tidak hanya meringankan biaya khitan, tetapi juga memberikan tambahan pengetahuan bagi keluarga.
"Saya sangat terbantu dengan adanya khitanan massal dari Pegadaian ini. Selain prosesnya gratis dan ditangani langsung oleh dokter profesional, kami juga mendapatkan edukasi tentang kesehatan anak dan pengelolaan keuangan. Ini sangat meringankan beban kami, apalagi anak saya ditangani dengan sangat teliti dan ramah," kata Siti.
Melalui program TJSL ini, Pegadaian berharap manfaat yang diberikan tidak berhenti pada layanan kesehatan semata. Perusahaan juga ingin mendorong meningkatnya literasi keuangan masyarakat agar keluarga-keluarga di Jawa Barat semakin mandiri, sehat, dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara lebih optimal.