Rabu, 2 Januari 2019 10:19

PAD Uji KIR Tahun ini Setara Biaya Operasional UPTD PKB Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Kendaraan Barang Tengah Melakukan Uji KIR di UPTD PKB di Jalan HMS Mintaredja.
Kendaraan Barang Tengah Melakukan Uji KIR di UPTD PKB di Jalan HMS Mintaredja. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Realisasi penerimaan retribusi dari sektor uji kelaikan atau uji KIR mencapai Rp 706 juta lebih. Raihan itu melebihi yang ditargetkan diawal tahun, yakni Rp 626 juta.

"Alhamdulillah melebihi target yang dicanangkan. Tahun sekarang mencapai 112,7 persen atau Rp 706 juta lebih, dari target Rp 626 juta," terang Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Asep Rahmat Rio, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga : Sempat Ditutup, Tempat Uji KIR di Kota Cimahi Kembali Dibuka

Dikatakannnya, raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini hanya beda tipis dengan biaya operasional UPTD PKB dalam setahun, yang mencapai sekitar Rp 700 juta. "Untuk biaya operasional keseluruhan, udah termasuk pemeliharaan alat dan gaji THL," katanya.

Untuk itu, PAD dari sektor uji KIR bakal dinaikan menjadi Rp 670 juta. Pihaknya meyakini target itu baka terealisasi.

Baca Juga : Soal Uji KIR, Kota Cimahi 'Pede' Dapat Akreditasi B

Asep melanjutkan, pendapatan dari retribusi uji KIR didapat dari kendaraan yang wajib menguji kendaraannya enam bulan sekali, yang tentunya berdomisili di Kota Cimahi. Seperti angkutan umum (angkot), kendaraan barang dan bus.

Perihal tarif, sudah tercantum jelas dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor. Tarifnya pun bervariasi tergantung jenis pengujian kelaikannya.

Baca Juga : Tak ada Istilah Lupa untuk Uji KIR bagi Angkot di Cimahi

"Per hari itu rata-rata ada 40-50 kendaraan yang uji KIR. Dominan itu mobil barang," tegas Asep.

Perihal kesadaran kendaraan dalam menguji kelaikan, kata Asep, sejauh ini mulai mengalami peningkatan. Namun, kata dia, khusus operator angkot itu harus ditingkatkan lagi kesadarannya dalam uji KIR. "Memang angkot banyak, tapi kesadarannya harus ditingkatkan lagi," tandasnya.

Baca Lainnya