Sabtu, 26 Mei 2018 19:52

Pabrik Bandel Buang Limbah, DanSektor 21 Cor Saluran Limbah PT. Sinar Pangjaya Mulya Cimahi

Reporter : Jumadi Kusuma
Pengecoran saluran limbah PT. Sinar Pangjaya Mulya Cimahi.
Pengecoran saluran limbah PT. Sinar Pangjaya Mulya Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dan Sektor 21 Kol. Inf. Yusef Sudrajat menutup saluran limbah PT. Sinar Pangjaya Mulya dengan mengecornya, setelah sebelumnya pabrik yang berdomisili di Leuwigajah Cimahi Selatan tersebut diberi peringatan bahkan sudah dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cimahi.

Ironisnya, perusahaan tekstil tersebut pernah mendapatkan Proper BIRU pada tahun 2015 - 2016 dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga : Dilematis Wali Kota Cimahi Gara-gara Pabrik Nakal

Penutupan saluran limbah yang berdiameter 30 cm tersebut disaksikan oleh Danramil Cimahi Mayor Rina Murtiani, Waka Polsek Cimahi Selatan AKP Ading Supriatna, Plt. Kelurahan Utama Rati Jubaedah, turut hadir juga Ketua Jurnalis Peduli Citarum (JPC) Setio SH, Sabtu (26/5/18).

"Saya sudah beri peringatan perusahaan ini dari bulan April, malah sudah saya laporkan juga ke Polda dan Dinas LH. Hari ini masih saja membuang limbah yang berwarna pekat, jadi terpaksa kami tutup saluran pembuangannya. Kalau masih mau produksi sebelum diperbaiki kualitas limbahnya, silahkan buang limbah di sekitar pabrik, jangan ke sungai kasihan masyarakat, " tegas Yusef saat pengecoran berlangsung.

Baca Juga : Bahas Limbah, Ajay akan Kumpulkan Semua Pengusaha 15 Mei Mendatang

Sementara itu pemilik pabrik Edi Sukandar berkilah kalau selama ini perusahaannya hanya berpatokan kepada hasil pengecekan yang dilakukan Dinas LH yang baku mutunya tidak berpatokan kepada warna.

"Tapi ya sudah lah, pabrik saya sudah dicor pembuangannya, saya akan berupaya keras menjernihkan limbah yang dibuang, kita punya IPAL luasnya setengah hektar, tinggal diperbaiki," kata Edi berdalih.

Baca Juga : Cek Ulang Pabrik Nakal, Satgas Sektor 21 Citarum Harum Temukan Hal Sama

Diketahui sudah enam pabrik yang ditutup salurannya di Kota Cimahi, komitmen TNI membenahi Ekosistem tetap terjaga.

"Saya seorang Prajurit TNI yang patuh, buat kami Prajurit Siliwangi, lebih baik pulang nama daripada gagal dalam tugas, ini medan penugasan kami sekarang, limbah dan sampah. Negara sudah dirugikan trilyunan dalam pembenahan Citarum ini, saatnya TNI tampil, waktu di Trans Hotel semua dengar apa kata pak Menko Maritim, bandel sampai tiga bulan, akan ada korban di pidanakan," tandas Yusef.

Baca Lainnya