Rabu, 22 Juli 2020 11:29

Ops Lodaya di Cimahi dan KBB Hanya Diikuti Personel yang Non Reaktif Covid-19

Reporter : Fery Bangkit 
personel Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi diperiksa kesehatannya menggunakan rapid test.
personel Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi diperiksa kesehatannya menggunakan rapid test. [Foto istimewa]

Cimahi - Jelang Operasi Lodaya 2020, personel Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi diperiksa kesehatannya menggunakan rapid test. Hal itu dilakukan untuk memastikan personel yang bertugas nanti bebas dari virus korona atau Covid-19.

Tercatat ada 90 personel yang dilakukan rapid test pada Rabu (22/7/2020) di Halaman Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud. Mereka akan melakukan operasi mulai Rabu (23/7/2020) di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) serta Margaasih.

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Susanti Samaniah mengungkapkan anggotanya yang bakal melaksanakan Operasi Lodaya besok wajib melaksanakan rapid test untuk mencegah penularan virus korona

"Kita melaksanakan rapid test untuk 60 orang anggota yang besok Ops Lodaya. Jadi kita tahu bagaimana kondisi mereka, biar tidak berisiko menularkan ke masyarakat," ungkap Susanti saat ditemui disela-sela pelaksanaan rapid test.

Jika ada anggotanya yang reaktif, pihaknya bakal langsung menerapkan protokol penanganan Covid-19 dengan melakukan swab test dan isolasi bagi yang bersangkutan. Yang bersangkutan akan diisolasi hingga dipastikan bebas dari virus korona.

"Kalau ada yang reaktif, langsung kita perintahkan swab test dan isolasi sampai hasilnya keluar. Termasuk untuk kontak erat dengan yang bersangkutan," ujarnya.

Sementara terkait risiko penularan dari masyarakat pada anggota Satlantas Polres Cimahi saat pelaksanaan Ops Lodaya, pihaknya melakukan antisipasi dengan penerapan protokol kesehatan bagi anggotanya.

Seperti mengenakan masker, sarung tangan, face shield mingga menjaga jarak aman dengan pengendara. "Kita memang tidak tahu apakah masyarakat yang terjaring razia nanti bebas dari Covjd-19 atau tidak, tapi kita antisipasi dengan penerapan protokol kesehatan," katanta.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjaga penyebaran COVID-19. Selain itu juga mempersiapkan segala kelengkapan surat berkendara.

"Tujuan dari Ops Lodaya ini kan menekan angka kecelakaan dan kembali mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara. Karena selama pandemi COVID-19 kita tidak melaksanakan operasi ketertiban berkendara," tandasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer