Rabu, 3 Juli 2019 12:12

Oknum PNS Pelaku Cabul di Cimahi Resmi jadi Tersangka

Reporter : Fery Bangkit 
SR (50), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat menjalani pemeriksaan  di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (3/7/2019).
SR (50), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat menjalani pemeriksaan  di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (3/7/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id- SR (50), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Widyaiswara Madya Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap anak disabilitas SW (15).

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra mengatakan, penetapan tersangka itu dilakukan berdasarkan alat bukti, termasuk hasil visum dan keterangan tujuh saksi serta satu saksi ahli. Alat bukti dan keterangan saksi sangat kuat untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga : Lecehkan Anak Disabilitas, SR Harus Disanksi Berat

"Dari alat bukti yang kita amankan, termasuk visum semuanya mengarah pada perbuatan (pencabulan), sehingga yang bersangkutan harus menjalani proses pemeriksaan sampai persidangan," kata Niko saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (3/7/2019).

Alat bukti yang diamankan Polres Cimahi.

Baca Juga : IPSI:Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Disabilitas di Cimahi Bukan Peksos! 

Tersangka saat ini sudah dilakukan penahanan di Mapolres Cimahi untuk pemeriksaan lebih lanjut, "Kurang lebih 4 hari kita amankan. Pemeriksaan masih terus berlanjut," ujarnya.

Dikatakannya, perbuatan tersangka terhadap korban berkebutuhan khusus itu dilandasi rasa suka. "Ada perasaan suka dari si pelaku kepada korban. Kita lihat dari hasil," ucapnya.

Baca Juga : Polisi Butuh Alat Bukti untuk Tetapkan SR jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Disabilitas

Aksi bejat tersangka itu dilakukan pada Mei 2019 sekitar pukul 13.00 WIB di Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas (PSRPD), Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi.

SR (50), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat menjalani pemeriksaan  di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (3/7/2019).

Saat itu, kata Niko, tersangka melakukan aksinya dengan cara mencium bibir dan kening serta menggesek-gesekan kemaluan tersangka ke kemaluan korban dengan iming-iming akan dibelikan rok, kerudung, baju kaos oblong.

"Dan jam tangan kepada korban," ucap Niko.

Baca Lainnya