Rabu, 13 Februari 2019 17:38

Nyangkut di Pohon Pisang, Euis Selamat dari Timbunan Longsor

Reporter : Fery Bangkit 
Rumah yang diterjang longsor di Kampung Sukapinggir RT 03 RW 12 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Rumah yang diterjang longsor di Kampung Sukapinggir RT 03 RW 12 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pasangan suami istri, Wahya (50) dan istrinya, Euis (70) sempat terjebak di rumahnya yang diterjang Longsor rumahnya di Kampung Sukapinggir RT 03 RW 12 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Untungnya, pasangan suami istri itu selamat. Wahya selamat setelah beberapa saat tertimbun material longsor dari tebing yang berada di belakang rumahnya. Sementara istri Wahya terdorong material longsor dan ditemukan menyangkut di batang pohon pisang.

Baca Juga : Hujan Semalam, 25 Rumah di KBB Rusak Ringan dan Berat 

Peristiwa longsor itu terjadi pada Rabu (13/2/2019) sekitar jam 16.00 WIB. Saat itu, Wahya bersama istrinya masih terlelap tidur. Wahya tak mengira, tebing setinggi 60 meter dengan kemiringan 45 derajat bakal longsor dan menjebol rumahnya.

"Pas kejadian itu, saya lagi tidur di dalam rumah bersama istri, tiba-tiba longsor. Saya sadar saat sudah tertimbun material longsor," katanya.

Baca Juga : Bencana Alam di Sembilan Kecamatan di Bandung Barat

Wahya mengaku langsung bergegas keluar meminta tolong tetangganya. Beruntung, sebelum longsor susulan yang lebih besar, dia berhasil lari menyelamatkan diri. "Saya langsung cari istri, takutnya dia tertimbun tanah, ternyata dia sudah di luar, nyangkut di batang pohon. Untungnya kami tidak mengalami luka," tuturnya.

Menurut Wahya, kejadian longsor ini merupakan yang ketiga kalinya menimpa rumahnya, kejadian serupa pernah terjadi sekitar dua tahun lalu. Untuk sementara, Wahya dan istrinya akan menumpang di rumah tetangga sambil mencari tempat tinggal baru.

Baca Juga : Sawah Longsor, Petani di KBB Rugi Rp 150 Juta

"Saya jadi trauma, kemungkinan saya akan pindah rumah. Rumah ini dibiarkan dulu seperti ini, enggak akan diperbaiki soalnya takut ada longsor susulan lagi," ucap Wahya.

Atas kejadian ini, korban harus menanggung kerugian materi hingga Rp10 juta karena rumah berukuran 5x3 meter persegi, termasuk perabotan di dalam rumah seperti tempat tidur dan peratan dapur hancur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Polsek Lembang serta aparat desa setempat telah meninjau dan menyampaikan imbauan kepada korban agar tidak memaksa menempati rumahnya lagi karena sudah tidak layak huni.

Selain rumah korban, atas kejadian itu, dua rumah lainnya juga terancam karena berdiri di sisi tebing yang longsor. Hasil koordinasi dengan pihak desa dan Ketua RW setempat, pemilik rumah diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat turun hujan.

"Hasil pengecekan di lokasi, ada beberapa rumah yang rawan longsor. Untuk itu kami berikan imbauan kepada pemilik rumah dan warga sekitar agar berhati-hati. Tingkatkan kewaspadaan terlebih jika turun hujan," ujar Kanit Intel Polsek Lembang, Iptu Dindin Sofyan di lokasi.

Baca Lainnya