Rabu, 25 Juli 2018 13:00

Nekat, Enam Minimarket Ditutup Permanen Satpol PP Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Satpol PP Kota Cimahi menyegel sejumlah minimarket
Satpol PP Kota Cimahi menyegel sejumlah minimarket [limawaktu]

Limawaktu.id, - Satpol PP Kota Cimahi akan menutup permanen sejumlah minimarket di Kota Cimahi lantaran diketahui belum memiliki izin.

Hari ini, Rabu (25/7/2018), Satpol PP Kota Cimahi yang didampingi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi, unsur Polres Cimahi dan Penyidik Pegawan Negeri Sipil (PPNS) Kota Cimahi menutup secara paksa enam minimarket.

Berdasarkan pantauan di sekitar Jalan Warung Contong, Kota Cimahi, petugas Satpol PP, disaksikan langsung perwakilan dari Kejari, Polres dan (PPNS) Kota Cimahi langsung meminta pegawai minimarket untuk mengemas barang-barang dan keluar dari dalam toko.

Setelah pegawai keluar, dua minimarket yang berdekatan itu langsung diberikan tanda segel dan Satpol PP line. Hingga pukul 11.30 WIB, baru dua minimarket nakal yang ditutup paksa oleh petugas.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Rini Lusi mengatakan, rencananya hari ini pihaknya akan menutup enam minimarket. Keenam minimarket tersebut dipastikan harus tutup permanen lantaran tidak akan mendapat izin.

Pasalnya, jelas Rini, keenam minimarket itu jaraknya berdekatan atau kurang dari 200 meter dengan minimarket lainnya. Sebab minimarket sebelahnya sudah memiliki izin, maka otomatis enam minimarket itu tidak akan mendapat izin.

"Kecuali mereka itu geser bangunannya. Izin tidak mungkin keluar karena jarak," tegas Rini saat ditemui disela-sela penyegelan.

Dikatakan Rini, jauh sebelum penutupan hari ini dilaksanakan, pihaknya sudah memberikan peringatan berupa Surat Peringatan (SP) I, II dan III. Pemanggilan pun sudah dilakukan beberapa kali.

"Kita dari bulan Februari sudah ngasih peringatan. Informasi agar dikosongkan minimarketnya dari bulan Mei," terang Rini.

Sebab tidak mengindahkan peringatan dari Satpol PP, lanjut Rini, maka pihaknya hari ini bergerak untuk menutup enam minimarket. Setelah ditutup berupa penyegelan, maka enam minimarket itu tidak boleh beroperasi lagi.

"Ini gak boleh dibuka lagi udh gak boleh ada izin," tegasnya.

Setelah diberikan penyegelan, selanjutnya pihak minimarket harus mengikuti persidangan. Sanksi yang kemungkinan diterapkan ialah denda, bahkan hingga kurungan.

Penutupan minimarket ini dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 6 Tahun 2011, Perda Nomor 16 Tahun 2016 dan Perda Nomor 8 Tahun 2016.

Baca Lainnya