Rabu, 21 November 2018 17:22

Nasib 1.500 Karyawan PT Matahari Sentosa Jaya Ditentukan dalam Seminggu 

Reporter : Fery Bangkit 
Pantauan di sekitar area perusahaan, Rabu (21/11/2018) pagi, para pekerja sudah menunggu dan hilir mudik di area pabrik.
Pantauan di sekitar area perusahaan, Rabu (21/11/2018) pagi, para pekerja sudah menunggu dan hilir mudik di area pabrik. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Seluruh pekerja PT Matahari Sentosa Jaya menuntut perusahaan membayarkan hak mereka sesuai aturan yang berlaku.

Tuntutan itu diajukan pekerja menyusul ditutupnya perusahaan yang berlokasi di Jln. Joyodikromo, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi per 21 November 2018.

Baca Juga : Nunggak Upah, PT Matahari Sentosa Jaya Akhirnya Ditutup!

Hingga kini, seluruh pekerja tetap yang mencapai 1.500 orang itu masih berharap cemas perihal keberlangsungan nasib mereka. Khususnya soal tunggakan upah maupun pesangon yang menjadi hak mereka.

Apalagi, pertemuan yang difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan dan Tranmigrasi (Disnakertrans) Kota Cimahi antara pihak PT Matahari Sentosa Jaya yang wakili lawyer-nya dengan perwakilan pekerja di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (21/11/2018) belum menghasilkan kesepakatan.

Baca Juga : Gawat! 1.500 Buruh Cimahi Terancam jadi Pengangguran

Ketua PUK SPTSK SPSI PT Matahari Sentosa Jaya, Ikin Kusmawan mengatakan, dalam pertemuan tadi, pihak perusahaan melalui lawyer meminta waktu satu minggu untuk merundingkan imbas dari penutupan perusahaan. Khususnya perihal kejelasan nasib seluruh pekerja. 

"Udah disampaikan PT Matarari per 21 November tutup. Kami dari pekerja akan tuntut hak-hak kita sesuai aturan yang berlaku," ujar Ikin saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (21/11/2018).

Baca Juga : Aset Perusahaan Dijadikan Jaminan Buruh PT Matahari Sentosa Jaya

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek pada Disnakertrans Kota Cimahi, Asep Herman mengatakan, jika perusahaan memang ditutup (lock out), sesuai aturan harus melalui keputusan persidangan. Termasuk hak-hak yang akan didapat pekerja.

"Kalau pailit kan ada aturan yang harus dipakai, waktunya juga cukup lama. Hak-hak yang mungkin agak lama diterimanya karena harus melalui pengadilan. Tidak sesegara mungkin ada kesepakatan keputusan," jelas Asep.

Baca Juga : Hari ini Ditutup, Begini Suasana Buruh di PT Mahatari Sentosa Jaya 

Dalam pertemuan hari ini, beber Asep, lawyer PT Matahari Sentosa Jaya belum bisa memutuskan terkait nasib para pekerja. Sebab, kata dia, lawyer akan berbicara dulu dengan petinggi perusahaan.

"Lawyer akan lapor ke owner, terus juga akan mencari kesepakatan jalan terbaik," katanya.

Namun, lanjutnya, ada solusi yang mungkin akan ditawarkan pihak perusahaan. Contohnya, aset perusahaan seperti mesin yang akan dikelola oleh pekerja. "Tapi tentunya nunggu kesepakatan dari owner," tandasnya.

Baca Lainnya