Senin, 12 Maret 2018 15:35

Musrenbang Minim Kehadiran Anggota DPRD Kota Cimahi, Begini Tanggapan Pengamat Politik

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna saat acara Musrenbang Kota Cimahi, Senin (12/3/2018) di Gedung Technopark Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna saat acara Musrenbang Kota Cimahi, Senin (12/3/2018) di Gedung Technopark Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- pengamat politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Arlan Sidha menyayangkan ketidakhadiran puluhan Anggota DPRD Kota Cimahi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) tahun 2018.

Musrenbang berlangsung pada Senin (12/3/2018) di Gedung Technopark Cimahi, Jalan Raya Baros. Hadir pula Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna-Ngatiyana.

Baca Juga : Catatan Hitam Musrenbang Kota Cimahi

"Sangat disayangkan sekali, padahal kehadiran anggota dewan sangat dibutuhkan," ujar Arlan saat ditemui di Unjani, Jalan Terusan Sudirman, Cimahi, Senin (12/3/2018).

Seperti diketahui, berdasarkan pantauan di lokasi Musrenbang, kursi yang disediakan khusus untuk wakil rakyat nampak banyak yang lowong. Terlihat hanya ada lima anggota dewan yang hadir, dari total 45 anggota.

Baca Juga : Kenapa Hanya Sedikit Angota DPRD Kota Cimahi yang Hadir dalam Musrenbang?

Anggota dewan yang hadir yaitu Kania Intan Puspita, Puti Melati, Ehan Rohayati perwakilan dari Komisi I, Enang Sahri dari Komisi III serta Siti Yanti Abintini dari Komisi IV.

Menurut Arlan, kegiatan Musrenbang seharusnya dihadiri minimal setengah dari keanggotaan. Pasalnya, Musrenbang merupakan acara penting untuk menentukan prioritas pembangunan Kota Cimahi.

"Iya minimal 20 yang hadir. Paling tidak kehadiran mereka membawa asa baru," katanya.

Ia mengkhawatirkan, bila ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam Musrenbang ini akan memunculkan semacam rasa ketidakpercayaan publik terhadap para wakilnya di parlemen Cimahi.

"Saya khawatir trust publik kepada anggota dewan akan menurun dan berdampak pada tingkat partisipasi publik dalam pemerintahan," ucap Dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Pemerintahan Unjani itu.

Perihal Musrenbang, lanjut Arlan, jangan sampai banyak yang beranggapan bahwa Musrenbang hanya semacam seremoni saja. Namun harus ada kesungguhan dari Pemerintah Kota Cimahi untuk merealisasikannya.

"Jangan sampai pada akhrinya Musrenbang gak terealisasi," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyatakan, sudah mengundang para Anggota DPRD Kota Cimahi, dan diharapkan hadir semua dalam Musrenbang.

"Tanya saja ke anggota dewan. Diundang mah semua," ujarnya.

Siti Yanti Abintini, Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PPP yang hadir dalam Musrenbang menyebutkan, hampir semua rekannya di legislatif tengah menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing.

"Ada yang dinas luar, tugas pansus," katanya.

Baca Lainnya