Senin, 27 Mei 2019 12:23

Mudik Nyaman, Fasilitas Kesehatan di Seluruh Wilayah Siap Layani Peserta JKN-KIS! 

Reporter : Fery Bangkit 
Admin BPJS Kesehatan Tengah Mengoperasikan Layanan BPJS Bagi Warga.
Admin BPJS Kesehatan Tengah Mengoperasikan Layanan BPJS Bagi Warga. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Cimahi menjamin pelayanan BPJS Kesehatan tetap berjalan normal saat memasuki musim mudik dan arus balik lebaran 2019.

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk BPJS Kesehatan. Bahkan termasuk saat peserta mudik ke luar kota.

Baca Juga : Pemkot Cimahi Belum Terima Edaran Menggunakan Kendaraan Dinas Saat Mudik Lebaran

Kepala Cabang BPJS Cimahi, Idham Kholid mengatakan, pelayanan ekstra yang dibuka mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran 2019, atau tepatnya mulai tanggal 29 Mei - 13 Juni 2019  merupakan komitmen BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS.

"Peserta JKN-KIS yang sedang mudik lalu membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota, maka dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut. Layanan kesehatan tersebut bisa diperoleh peserta di FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," kata Idham dalam Konferensi Pers Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan, di Jalan Sangkuriang,Sangkuriang, Senin (27/05/2019).

Baca Juga : Pemudik, Jangan Mendahului Sembarangan di Jalur Cikawet, Bahaya!

Idham menjelaskan, apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tujuan mudik atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

"Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS," jelasnya.

Ditegaskannya, peserta JKN-KIS akan dijamin dan dilayani dengan syarat mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis. "Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta," tegas Idham.

Baca Lainnya