Rabu, 10 Oktober 2018 15:19

Minimarket Langgar Jam Buka Bisa Gerus Konsumen Pasar Tradisional

Reporter : Fery Bangkit 
Minimarket di Jalan Sudirman, Kota Cimahi yang Sempat Disegel Satpol PP. Minimarket Tersebut Kini Sudah Beroperasi lagi
Minimarket di Jalan Sudirman, Kota Cimahi yang Sempat Disegel Satpol PP. Minimarket Tersebut Kini Sudah Beroperasi lagi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id,CImahi - Keberadaan Minimarket atau Pasar modern menggerus konsumen pasar tradisional. Apalagi, hampir 100% minimarket di Cimahi melanggar jam operasional.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Perindustrian Kota Cimahi, Agus Irwan yang didampingi staff-nya Dini saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga : Puluhan Minimarket di Cimahi Segera Ditutup

"Hampir seluruhnya melanggar jam operasional. Itu kan bisa menggerus konsumen pasar tradisional," katanya.

Diungkapkannya, hampir semua toko modern di Kota Cimahi tidak mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi nomor 8 Tahun 2016 tentang Perlindungan Pasar Tradisional dan Pasar Modern.

Baca Juga : Pemkot Cimahi Ungkap Jumlah Minimarket Tak Berizin di Cimahi

Berdasarkan Perda tersebut, seharusnya toko modern mulai beroperasinya itu mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Namun kenyataannya, hampir semuanya melanggar, terutama jam buka.

"Bukanya itu ada yang jam 07.00 WIB, kadang pukul 06.00 WIB. Malah ada yang 24 jam," beber Agus.

Baca Juga : Minimarket di Cimahi Langgar Jam Operasional, Baru ini yang Dilakukan Satpol PP

Dikatakannya, fakta tersebut didapat setelah pihaknya melakukan penyisiran dan pendataan terhadap beberapa toko modern. Khusus toko modern yang terdapat di rumah sakit dan SPBU, diperbolehkan buka selama 24 jam.

"Kalau yang buka 24 jam itu di SPBU dan rumah sakit itu ada pengecualian. Yang lainnya harus sesuai aturan," tegasnya.

Agus melanjutkan, dalam penyisiran yang dilakukan, pihaknya juga sekaligus kembali mengingatkan kepada para pengusaha agar menaati Perda tentang jam operasional.

Setelah diingatkan kembali, klaim Agus, secara perlahan para minimarket mulai mengikuti jam operasional. "Yang jelas sudah mulai ada perubahan sedikit sedikit," ucapnya.

Untuk itu, tegas Agus, ia meminta agar pengusaha mengikuti aturan sesuai Perda yang ada. Hal tersebut semata-mata untuk melindungi pasar tradisional.

"Kalau secara global masyarakat tidak mengeluh, tapi Pemerintah Kota Cimahi berkewajiban melindungi pasar tradisional. Harapannya, kalau toko modern itu buka sesuai Perda, itu pasar tradisional lebih rame lagi," tandasnya.

Baca Lainnya