Jumat, 9 Maret 2018 19:17

Minim Penerangan, Gang ini Kerap Dimanfaatkan Oknum untuk Berbuat Hal Negatif

Reporter : Fery Bangkit 
Salah satu gang di Kampung Ciputri RW 05/09 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi yang minim penerangan.
Salah satu gang di Kampung Ciputri RW 05/09 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi yang minim penerangan. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Minimnya lampu penerangan di Kampung Ciputri RW 05/09 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi dikeluhkan warga. Akibatnya, salah satu gang di kampung tersebut kerap dijadikan tempat negatif oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab.

Edi (25), salah seorang warga sekitar menuturkan, sudah sejak lama pihaknya mengajukan penerangan lampu kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, namun hingga saat ini belum mendapat respon bahkan, tidak ada tanda-tanda terkait pemasangan lampu.

"Hampir setiap malam, banyak anak muda yang nongkrong sambil mabuk-mabukan. Kami sudah resah," ujar Edi (33) saat ditemui di lokasi, Jumat (9/3/2018).

Kondisi gang yang lokasinya tak jauh dari Rusunawa Cigugur Tengah itu, berada ditengah pemukiman warga dan merupakan jalan aktif pada pagi hingga sore hari. Namun, karena tidak ada penerangan jalan, warga sekitar pun jika malam hari lebih memilih jalan lain.

"Kalau pulang kerja mau ke rumah, mendingan muter daripada lewat gang, soalnya gelap. Padahal kalau lewat gang lebih dekat," katanya.

Warga lainnya, Kamal (30), menyayangkan, adanya rumah susun di wilayahnya seolah-olah tidak ada manfaatnya. Padahal, posisi gang itu tepat berada di samping rusun. "Kalau bisa mah, sorot aja lampunya ke arah gang biar nggak terlalu gelap. Kasihan warga yang mau lewat," tuturnya.

Tak hanya itu, ia pun merasa geram dengan perbuatan sekolompok orang yang sering berkumpul di daerahnya itu. Sebab, warga yang hendak melintas gang tersebut menjadi khawatir. "Kalau warga mah saya pasti kenal, ini mah yang nongkrongnya dari daerah luar," ucapnya.

Ia berharap, pihak pemerintah maupun keamanan bisa datang ke lokasi agar, mengetahui ada aktifitas apa saja di gang tersebut.

"Jangan sampai, daerah kami malah dikotori oleh warga luar. Kami sudah pernah menegur tapi, sepertinya tidak tidanggapi, soalnya setelah ada teguran dari keamanan lingkungan, beberapa hari kemudian ada lagi yang datang," tuturnya.