Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak [Facebook@Pecinta Timnas Indonesia]
News

Meski Menang 4-2 dari Bayangkara, Bojan Hodak "Ngamuk"

Limawaktu.id, BANDAR LAMPUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan reaksi keras meski timnya berhasil melakukan comeback dramatis dan menang 4-2 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis malam (30/4/2026).

Alih-alih memuji kemenangan timnya yang berhasil merebut kembali puncak klasemen, Hodak justru melontarkan kritik tajam terkait performa lini pertahanan Maung Bandung pada awal laga. Persib sempat tertinggal 0-2 di 30 menit pertama lewat gol Bernard Doumbia dan Moussa Sidibe.

Hodak menyebut performa anak asuhnya di babak pertama sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima bagi tim yang sedang memburu gelar juara.

"Kami memulai laga dengan sangat buruk. Babak pertama benar-benar kacau, pemain seolah masih tidur. Kami membiarkan mereka mencetak dua gol dengan sangat mudah melalui kesalahan koordinasi yang dasar," ujar Hodak dalam sesi konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Kroasia itu menekankan bahwa jika kesalahan serupa terulang saat menghadapi lawan seperti Persija atau Borneo FC di sisa musim, Persib tidak akan selalu bisa beruntung membalikkan keadaan.

Beruntung, Persib berhasil bangkit lewat gol Federico Barba di masa injury time babak pertama, sebelum Berguinho, Beckham Putra, dan Adam Alis melengkapi kemenangan di babak kedua.

"Di ruang ganti saya katakan kepada mereka, 'Jika ingin jadi juara, jangan bermain seperti amatir'. Kami mengganti pendekatan di babak kedua, bermain lebih agresif, dan syukurlah mentalitas juara itu muncul kembali," kata Bojan.

Meski kecewa dengan awal laga, Hodak tetap mengapresiasi daya juang pemainnya yang tak menyerah hingga menit akhir. Kemenangan ini menempatkan Persib di posisi pertama klasemen Liga 1 2025/2026 dengan 69 poin.

Kini, Bojan Hodak menuntut konsentrasi penuh dari seluruh pemain untuk laga kandang berikutnya melawan PSIM Yogyakarta pada 4 Mei mendatang. Ia menegaskan tidak ada lagi ruang untuk "tidur" di awal pertandingan jika ingin mengunci gelar musim ini.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar