Limawaktu.id - Sebuah rumah Rumah Tinggal (Mes TNI) di Jalan Leuwi Muncang RT 03/13 Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi terbakar pada Senin (26/8/2019) sekitar pukul 08.29 WIB. Komandan Regu (Danru) I Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Indrahadi mengungkapkan, setelah menerima laporan adanya kebakaran itu, personel Damkar langsung menuju lokasi.
"Kita respontime-nya sekitar 8 menit. Selesai penanganan pukul 09.08 WIB. Obyek yang terbakar Mes TNI," terangnya saat dihubungi via pesan singkat, Senin (26/8/2019). Luas wilayah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mencapai 60 meter persegi. Sementara luas area yang terbakar sekitar 40 persen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. "Kontruksinya 20 persen dan isinya 20 persen. Jadi 40 persen total area yang terbakar. Penyebabnya konsleting listrik," kata Indrahadi.
Untuk penanganan seperti pemadaman, pendinginan dan pengecekan, Damkar Kota Cimahi harus mengerahkan 4 unit pancar, 1 unit rescue dengan 13 personel. "Pertama asap terlihat oleh warga setempat di bagian atap rumah, diduga terjadi arus pendek konsleting listrik di atas bagian atap rumah," bebernya.
Dengan peristiwa ini, jumlah kebakaran yang ditangani Damkar Kota Cimahi mencapai 34 kejadian sampai Agustus ini.
Pihaknya mengingatkan agar masyarakat senantiasa waspada dan menghindari kalaian. Jika ingin meninggalkan rumah, pastikan jaringan listrik dalam keadaan aman.
Kemudian hindari pembakaran sampah secara berlebihan dimusim kemarau. Sebab, bisa memicu kebakaran. Sebab, pembakaran sampah menjadi salah satu pemicu kebakaran yang terjadi akhir-akhir ini. Apalagi dimusim kemarau panjang seperti sekarang. Dimana hembusan angin bisa memudahkan api membesar. "Musim kemarau lebih riskan (kebakaran). Bukan hanya lahan kosong, tapi juga pemukiman," imbuhnya.